Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kini Trump Lakukan Pemerasan Demi Menguasai Greenland

Kini Trump Lakukan Pemerasan Demi Menguasai Greenland Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Belanda memberikan kritikan keras terhadap ancaman tarif baru yang muncul akibat penolakan penyerahan dari Greenland ke Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Menteri Luar Negeri Belanda, David van Weel menyebut ancaman untuk mengenakan tarif baru kepada negara-negara kawasan euro sebagai bentuk pemerasan dari Trump.

Baca Juga: Trump Serang JPMorgan, Ancam Bakal Tempuh Jalur Hukum

“Itu pemerasan dan sama sekali tidak perlu. Langkah tersebut tidak membantu aliansi maupun Greenland,” kata van Weel, dilansir Senin (19/1).

Van Weel mengungkapkan bahwa pihaknya dan sejumlah negara kawasan euro baru-baru ini memutuskan untuk mengirim personel dalam latihan di Greenland. Hal itu bertujuan menunjukkan kesiapan pihaknya membantu pertahanan wilayah tersebut, bukan untuk dikaitkan dengan tekanan dagang.

Ia juga menyatakan penolakannya terhadap upaya mengaitkan isu diplomasi dan keamanan dengan kebijakan perdagangan, sesuatu yang tengah dilakukan oleh Trump.

Trump sebelumnya mengancam akan memberlakukan tarif impor tambahan sebesar sepuluh persen mulai bulan depan terhadap barang-barang dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Belanda, Finlandia, dan Inggris. Hal ini menyusul penolakan negara-negara tersebut soal penjualan Greenland ke AS.

Trump berulang kali menyatakan bahwa ia tidak akan menerima solusi apa pun selain kepemilikan penuh terhadap Greenland. Menurutnya wilayah itu sangat penting bagi keamanan nasional karena lokasi strategis dan kekayaan mineralnya.

Baca Juga: Trump Hantam Eropa dengan Tarif, Kirim Pasukan ke Greenland Dibalas Bea Masuk AS

Namun, Denmark dan Greenland menegaskan bahwa pulau tersebut tidak untuk dijual dan tidak ingin menjadi bagian dari Amerika Serikat.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: