Kredit Foto: Cita Auliana
Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun menyatakan nilai tukar rupiah menguat sebagai respons positif pasar setelah Komisi XI DPR RI memutuskan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Penguatan rupiah terjadi pada hari yang sama dengan penetapan tersebut, Senin (26/1/2026), setelah sebelumnya sempat melemah mendekati level Rp17.000 per dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup menguat 38 poin atau 0,23% ke posisi Rp16.782 per dolar AS. Penguatan ini terjadi usai Komisi XI DPR RI menetapkan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI melalui rapat internal.
“Dan Alhamdulillah hari ini rupiah menguat ke Rp16.700 pada saat kita memutuskan Pak Thomas terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia,” kata Misbakhun di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Misbakhun menjelaskan, keputusan Komisi XI DPR RI menetapkan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat. Ia menyebut seluruh fraksi partai politik di DPR dapat menerima pencalonan Thomas.
Menurut Misbakhun, salah satu pertimbangan utama Komisi XI adalah kemampuan Thomas dalam menjelaskan pentingnya sinergi antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal di tengah dinamika perekonomian saat ini.
“Dan bagaimana membangun kelincahan dalam proses pengambilan keputusan ini. Dan menurut saya memang itu isu yang sedang kuat saat ini. Bagaimana membangun sinergi yang saling menguatkan antara monetary policy dan fiscal policy,” ujarnya.
Komisi XI DPR RI sebelumnya menggelar rapat internal untuk menentukan Deputi Gubernur BI, yang kemudian menetapkan Thomas Djiwandono. Penetapan tersebut dilakukan pada hari yang sama dengan pergerakan rupiah yang kembali menguat di pasar valuta asing.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait:
Advertisement