Kredit Foto: Istimewa
Nissan Motor mengumumkan kalau telah bersepakat menjual pabriknya yang berada di Afrika Selatan kepada pabrikan otomotif China, Chery Automobile.
Just Auto melaporkan kalau Nissan menjual fasilitas manufaktur itu menyusul penurunan penjualan Nissan sebesar 20 persen pada tahun 2025 karena cuma menjual sebanyak 8.700 kendaraan.
Kesepakatan itu memuat beberapa poin, yakni Chery telah setuju membeli lahan, bangunan dan beberapa alat produksi manufakturnya di Rosslyn, Pretoria.
Pabrik itu pernah menjadi tempat untuk memproduksi mobil double cabin, Nissan Navara dan memiliki kapasitas produksi 45.000 kendaraan per tahun.
Selain itu, Nissan juga mengonfirmasi kalau mantan karyawan mereka di situ juga akan dialihkan ke Pabrik Chery. Nissan mengklaim saat ini tengah melakukan penyelesaian proses penjualan yang diperkirakan selesai pada pertengahan tahun 2026
Presiden Nissan Afrika, Jordi Vila, mengatakan faktor eksternal telah berdampak besar pada pemanfaatan pabrik Rosslyn maupun biaya operasionalnya.
"Melalui perjanjian ini, kami dapat mengamankan lapangan kerja bagi sebagian besar tenaga kerja kami, sehingga juga mempertahankan peluang bagi jaringan pemasok kami. Langkah ini juga memastikan bahwa lokasi Rosslyn akan terus berkontribusi pada sektor otomotif Afrika Selatan," tutupnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement