Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Investor Waspada! 2 Saham Ini Masuk Pengawasan Imbas Pola Transaksi Tak Wajar

Investor Waspada! 2 Saham Ini Masuk Pengawasan Imbas Pola Transaksi Tak Wajar Kredit Foto: Annisa Nurfitri
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawasi pergerakan saham PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA) dan PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ), menyusul adanya indikasi pola transaksi tidak biasa. 

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan, "Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini kami menginformasikan adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar pada saham PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA) dan PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity)." 

Dari sisi pergerakan harga, saham STAA tercatat melemah 6,02% dalam sepekan. Namun, setelah pengumuman UMA dirilis pada Jumat (30/1), saham ini justru bergerak naik 2,04% ke level Rp1.250.

Baca Juga: Harga Saham Terlalu Mahal, Emiten Grup Sinarmas (DSSA) Bakal Stock Split 1:25

Sementara itu, saham HAJJ mencatat penurunan 5,3% dalam sepekan, meski secara bulanan masih membukukan kenaikan 14,4%. Pada perdagangan terbaru, HAJJ menguat 2,14% ke posisi Rp143.

Yulianto menegaskan bahwa pengumuman UMA bukan serta-merta menandakan adanya pelanggaran terhadap ketentuan di bidang pasar modal. Namun, bursa saat ini masih terus mencermati perkembangan pola transaksi kedua saham tersebut. 

Seiring dengan itu, investor diimbau untuk bersikap lebih hati-hati dengan memperhatikan klarifikasi yang disampaikan emiten kepada bursa dan mencermati kinerja serta keterbukaan informasi perusahaan. 

Baca Juga: Bebas dari Suspensi, Saham SIPD dan RLCO Huni Papan FCA

Selain itu, investor diminta mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum memperoleh persetujuan RUPS serta mempertimbangkan berbagai potensi risiko yang dapat muncul ke depan sebelum mengambil keputusan investasi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: