Kredit Foto: Unsplash/micheile dot com
Di tengah perkembangan ekonomi global yang dinamis, mencari investasi terbaik di tahun 2026 untuk pemula dan anak muda menjadi langkah penting untuk membangun kekayaan jangka panjang.
Bagi kamu yang baru memulai, fokuslah pada instrumen yang mudah diakses, berisiko terukur, dan berpotensi memberikan return tinggi.
Artikel ini akan membahas berbagai pilihan investasi terbaik di tahun 2026 untuk pemula dan anak muda, mulai dari aset digital hingga komoditas tradisional, dengan penekanan pada diversifikasi dan edukasi finansial.
Aset Crypto
Aset crypto seperti Bitcoin dan Ethereum terus menjadi salah satu investasi terbaik di tahun 2026 untuk pemula dan anak muda karena potensi pertumbuhannya yang tinggi di tengah adopsi teknologi blockchain dan AI.
Dengan prediksi harga Bitcoin yang bisa mencapai level baru berkat regulasi yang lebih matang dan integrasi dengan keuangan tradisional, investor pemula dapat memulai dengan modal kecil melalui platform terpercaya.
Seperti di aplikasi Reku yang bisa beli crypto hanya dengan modal Rp5.000 dan 0% biaya transaksi untuk Mode Lightning.
Saham Amerika
Saham Amerika, seperti dari perusahaan tech raksasa (Apple, Microsoft, atau NVIDIA), menawarkan peluang investasi terbaik di tahun 2026 untuk pemula dan anak muda karena pasar AS diprediksi tumbuh kuat didorong oleh inovasi AI dan pemulihan ekonomi.
Dengan valuasi yang menarik dan dividen stabil, saham ini cocok untuk investor muda yang bisa menahan fluktuasi jangka pendek.
Pemula bisa mengaksesnya melalui aplikasi seperti Reku yang menawarkan biaya transaksi rendah dan bisa beli saham Amerika dengan modal $1 saja.
Fokus pada sektor seperti teknologi atau kesehatan untuk memaksimalkan return sambil belajar dinamika pasar global.
ETF
Exchange-Traded Funds (ETF) adalah pilihan investasi menarik di tahun 2026, terutama bagi pemula yang ingin mulai tanpa ribet.
Exchange-Traded Funds (ETF) adalah instrumen investasi yang ibarat reksadana, karena satu produk berisi banyak aset sekaligus. Bedanya, ETF diperdagangkan seperti saham di bursa.
Beberapa ETF populer yang sering dilirik investor pemula antara lain SPY (indeks pasar AS), QQQ (saham teknologi besar), SMH (industri semikonduktor global), dan SLV (harga perak dunia).
Untuk pemula, ETF populer seperti SPY (mewakili saham besar Amerika), QQQ (kumpulan perusahaan teknologi Nasdaq), SMH (kumpulan saham industri semikonduktor global), dan SLV (mengikuti pergerakan harga perak dunia) memberi cara sederhana untuk mendapatkan diversifikasi tanpa harus memahami detail tiap perusahaan.
Dengan biaya rendah, likuiditas tinggi, dan risiko yang relatif lebih stabil dibanding saham individual, ETF cocok untuk anak muda yang ingin belajar investasi sambil mengikuti potensi pertumbuhan pasar di tahun ini.
Kamu bisa investasi di ratusan ETF lewat aplikasi Reku juga.
Emas
Emas tetap menjadi investasi pilihan di tahun 2026 bagi pemula dan anak muda sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian geopolitik, dengan proyeksi harga yang didorong momentum positif jangka panjang.
Secara umum, emas tersedia dalam bentuk emas fisik seperti batangan dan perhiasan, serta emas digital yang diperdagangkan secara online tanpa perlu penyimpanan fisik.
Untuk pemula, emas digital dapat diakses melalui tokenized gold seperti PAXG dan XAUT yang merepresentasikan kepemilikan emas asli dengan harga yang setara dengan emas namun diperdagangkan di pasar crypto.
Sehingga lebih mudah diperjualbelikan.
Pendekatan ini membuat investasi emas lebih praktis, mudah diakses, dan relevan bagi anak muda yang ingin menambah stabilitas portofolio di tengah volatilitas pasar
Silver
Silver atau perak mulai dilirik sebagai peluang investasi di tahun 2026 karena perannya yang penting di sektor industri seperti energi terbarukan dan elektronik.
Seiring meningkatnya transisi energi global, permintaan silver ikut terdorong dan membuka potensi pertumbuhan jangka panjang.
Untuk pemula, memiliki silver tidak harus berarti membeli dan menyimpan logam fisik.
Saat ini, pergerakan harga silver dapat diikuti melalui ETF iShares Silver Trust (SLV), ETF yang mencerminkan harga silver dunia.
Reksa Dana Indeks
Reksa dana indeks, seperti yang mengikuti indeks pasar utama, adalah investasi terbaik di tahun 2026 untuk pemula dan anak muda karena menawarkan pertumbuhan pasif dengan risiko rendah.
Dengan fokus pada indeks seperti S&P 500 atau IDX30 di Indonesia, instrumen ini memungkinkan diversifikasi luas dan biaya manajemen minimal.
Anak muda bisa memulai dengan SIP (Systematic Investment Plan) untuk membangun kebiasaan investasi jangka panjang, terutama di tengah prediksi pertumbuhan ekonomi stabil.
Tabungan Berimbal Hasil Tinggi
Tabungan berimbal hasil tinggi atau high-yield savings accounts menjadi investasi terbaik di tahun 2026 untuk pemula dan anak muda yang mencari keamanan dan likuiditas.
Dengan suku bunga yang masih kompetitif pasca-penurunan Fed, ini cocok sebagai dana darurat atau starting point sebelum beralih ke aset berisiko.
Obligasi Pemerintah
Obligasi pemerintah, seperti Treasury Bonds AS atau SBN di Indonesia, adalah investasi terbaik di tahun 2026 untuk pemula dan anak muda karena menawarkan kestabilan dan pendapatan tetap di tengah kemungkinan resesi ringan.
Dengan yield menarik dan risiko default rendah, ini membantu diversifikasi portofolio.
REIT (Real Estate Investment Trust)
REIT atau investasi properti melalui trust adalah pilihan investasi terbaik di tahun 2026 untuk pemula dan anak muda yang ingin eksposur ke sektor real estate tanpa membeli properti langsung.
Dengan prediksi pertumbuhan di retail dan kesehatan, REIT seperti yang fokus pada properti komersial menawarkan dividen tinggi.
Baca Juga: Industri Logam Dasar Pimpin Realisasi Investasi 2025, Capai Rp262,2 Triliun
Bagi kamu yang ingin memulai investasi terbaik di tahun 2026 untuk pemula dan anak muda dengan mudah dan aman, pertimbangkan platform seperti Reku yang menyediakan akses langsung ke saham Amerika, ETF, dan trading crypto dalam satu aplikasi.
Dengan fitur user-friendly, biaya rendah, dan dukungan edukasi, Reku membantu kamu diversifikasi portofolio tanpa ribet, sehingga bisa fokus pada pertumbuhan aset jangka panjang.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: