Kredit Foto: XPeng P7
XPeng P7 diprediksi menjadi salah satu mobil listrik paling menyita perhatian di IIMS 2026 karena masuk ke segmen sedan premium yang masih jarang pesaing di pasar Indonesia.
Pasar mobil listrik nasional saat ini lebih ramai diisi SUV dan hatchback, sehingga kehadiran sedan listrik premium memberi warna berbeda bagi konsumen.
Kondisi itu membuat XPeng P7 berpotensi menempati ceruk pasar khusus bagi pengguna yang mencari EV dengan karakter elegan dan aerodinamis.
Desain sedan juga dikenal menawarkan stabilitas tinggi dan efisiensi udara lebih baik untuk perjalanan jarak jauh.
Sorotan terhadap XPeng P7 juga berkaitan dengan strategi ekspansi merek XPeng di luar pasar asalnya.
Setelah mulai dikenal lewat lini SUV dan MPV listrik di beberapa negara sejak 2025, sedan premium menjadi langkah logis untuk memperluas portofolio.
Langkah tersebut dinilai menandai keseriusan XPeng membangun citra sebagai produsen EV berbasis teknologi.
XPeng P7 dikenal mengusung sistem bantuan berkendara XPILOT yang memanfaatkan kamera, radar, dan sensor pintar.
Teknologi itu dirancang membantu menjaga lajur, mengatur jarak aman, hingga mendukung parkir otomatis.
Kemampuan pembaruan perangkat lunak over-the-air membuat fitur kendaraan bisa berkembang tanpa harus ke bengkel.
Di sektor performa, XPeng P7 tersedia dalam pilihan penggerak roda belakang dan semua roda.
Varian performa tingginya mampu mencatat akselerasi 0–100 km/jam di kisaran empat detik.
Baterai berkapasitas sekitar 86 kWh mendukung jarak tempuh hingga kisaran 570 km standar WLTP.
Dukungan fast charging DC memungkinkan pengisian dari 10 ke 80 persen dalam waktu sekitar setengah jam pada charger cepat.
Interiornya mengusung konsep minimalis modern dengan layar tengah besar dan panel instrumen digital.
Wheelbase panjang memberi ruang kaki lega sehingga menunjang kenyamanan perjalanan jauh.
Kombinasi performa, teknologi pintar, dan jarak tempuh membuat XPeng P7 menarik untuk diuji secara teknis.
Karakter tersebut juga membuatnya relevan bagi konsumen yang ingin naik kelas dari EV kompak ke mobil listrik premium.
Jika benar tampil di IIMS 2026, XPeng P7 bisa menjadi indikator arah pasar sedan listrik di Indonesia.
Prediksi harga di Indonesia berada di rentang Rp700–900 jutaan tergantung varian dan spesifikasi resmi.
Kehadirannya berpotensi memperluas pilihan di segmen EV premium yang selama ini belum padat pemain.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat