Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BYD Seal atau XPeng P7, Mana EV Sedan Terbaik?

BYD Seal atau XPeng P7, Mana EV Sedan Terbaik? Kredit Foto: Wahyu Pratama
Warta Ekonomi, Jakarta -

XPeng P7 dan BYD Seal kini diposisikan sebagai dua sedan listrik China yang berpotensi membentuk peta persaingan EV menengah-atas di Indonesia.

Perbandingan keduanya menarik karena sama-sama menawarkan teknologi tinggi, performa kuat, dan jarak tempuh panjang dalam format sedan premium.

Segmen sedan listrik sendiri masih relatif kosong di Indonesia dibanding SUV listrik yang lebih dulu ramai.

Kondisi itu membuat duel XPeng P7 dan BYD Seal relevan bagi konsumen yang ingin naik kelas dari EV kompak.

XPeng P7 dikenal membawa bahasa desain futuristis dengan garis halus dan koefisien drag rendah untuk efisiensi.

Desain tersebut tidak hanya estetis tetapi juga mendukung stabilitas saat melaju di kecepatan tinggi.

BYD Seal tampil dengan pendekatan sporty melalui konsep desain Ocean Aesthetics yang menonjolkan karakter dinamis.

Tampilan BYD Seal dirancang untuk menarik pengguna yang menginginkan sedan listrik berjiwa performa.

Di sektor tenaga, XPeng P7 tersedia dalam konfigurasi penggerak roda belakang dan semua roda.

Varian AWD performanya mampu mencatat akselerasi nol hingga 100 km per jam di kisaran empat detik.

BYD Seal juga menawarkan varian AWD berperforma tinggi dengan akselerasi sekitar 3,8 detik.

Performa tersebut menempatkan keduanya di level sedan listrik cepat, bukan sekadar kendaraan harian biasa.

XPeng P7 menggunakan baterai hingga sekitar 86 kWh untuk menunjang mobilitas jarak jauh.

Jarak tempuhnya dapat mendekati 570 km standar WLTP tergantung varian.

BYD Seal menawarkan opsi baterai sekitar 61,4 kWh dan 82,5 kWh.

Varian baterai terbesar BYD Seal juga berada di kisaran 570 km WLTP.

Perbedaan utama BYD Seal terletak pada teknologi Blade Battery yang menitikberatkan keamanan dan ketahanan termal.

Teknologi tersebut menjadi salah satu nilai jual utama BYD di pasar global.

XPeng P7 menonjol di sisi software lewat sistem bantuan berkendara XPILOT.

XPILOT menggabungkan kamera, radar, dan sensor untuk fungsi seperti adaptive cruise control dan lane centering.

XPeng juga mengandalkan pembaruan over-the-air agar fitur kendaraan bisa terus berkembang.

Pendekatan ini membuat XPeng P7 sering disebut sebagai sedan berbasis software.

BYD Seal mengusung sistem DiPilot ADAS dengan fitur keselamatan aktif yang kompetitif di kelasnya.

Integrasi sistem kendaraan BYD dikenal stabil karena dikembangkan dalam satu ekosistem internal.

Masuk ke interior, XPeng P7 mengusung konsep kabin minimalis digital dengan layar tengah besar dan panel instrumen modern.

Nuansa kabinnya menonjolkan kesan mobil masa depan dengan kontrol berbasis layar.

BYD Seal menghadirkan interior modern dengan layar putar khas BYD dan material kabin yang terasa premium.

Kenyamanan keduanya ditopang wheelbase panjang yang memberi ruang kaki lega.

Untuk pengisian daya, XPeng P7 mendukung fast charging DC berdaya tinggi.

Pengisian cepat memungkinkan baterai diisi dari 10 ke 80 persen dalam kisaran setengah jam pada charger kompatibel.

BYD Seal juga mendukung fast charging sehingga tetap praktis untuk penggunaan jarak jauh.

Di pasar Indonesia, BYD Seal sudah memiliki posisi harga di kisaran Rp600–700 jutaan tergantung varian.

XPeng P7 jika masuk resmi diperkirakan bermain di rentang Rp700–900 jutaan.

Selisih harga tersebut dapat memengaruhi keputusan konsumen antara value dan teknologi.

XPeng P7 cocok bagi pengguna yang mengutamakan inovasi software dan nuansa futuristis.

Baca Juga: MPV Listrik Teririt di Dunia dari Xpeng ini Bisa di-DP Sekarang Sebesar Rp5 Juta Saja

BYD Seal menarik bagi konsumen yang menginginkan keseimbangan performa, keamanan baterai, dan harga kompetitif.

Duel keduanya menunjukkan bagaimana merek China semakin serius menggarap segmen EV premium.

Persaingan ini pada akhirnya memberi keuntungan bagi konsumen karena pilihan sedan listrik semakin luas.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat

Bagikan Artikel: