Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Asing Lanjut Net Sell Jumbo Rp1,44 Triliun, Saham-saham Ini Jadi Korban

Asing Lanjut Net Sell Jumbo Rp1,44 Triliun, Saham-saham Ini Jadi Korban Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Tekanan jual dari investor asing kembali mengganas pada perdagangan Rabu (4/2/2026), meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup sesi dengan penguatan. Berdasarkan data RTI, IHSG naik 24,11 poin atau 0,30% ke level 8.146,71, setelah bergerak fluktuatif di rentang 8.050,39 hingga 8.194,68 sepanjang hari.

Di balik penguatan indeks, mayoritas saham justru masih berada di zona merah. Tercatat 391 saham mengalami koreksi, sementara 301 saham menguat dan 125 saham lainnya bergerak stagnan.

Aktivitas perdagangan mencatatkan volume transaksi sebesar 45,39 miliar lembar saham dengan frekuensi 2.890.392 kali. Adapun nilai transaksi mencapai Rp25,73 triliun. 

Baca Juga: Tak Sekadar Respons MSCI, Prabowo Perintahkan Transparansi Saat IHSG Ambruk Berjilid-jilid

Aksi jual bersih investor asing pun kian terasa. Sepanjang perdagangan kemarin, asing mencatatkan net sell sebesar Rp1,44 triliun di seluruh pasar. Dengan tambahan tersebut, total akumulasi net sell asing sejak awal tahun kini menjadi Rp11,4 triliun.

Tekanan jual terbesar di pasar reguler menghantam saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan nilai net sell mencapai Rp571,91 miliar. Saham BUMI pada perdagangan kemarin juga ditutup melemah 6,82% ke level Rp246. 

Selain itu, investor asing turut melepas saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) senilai Rp193,77 miliar, meskipun saham emiten tambang ini tetap mampu ditutup menguat 1,53% ke level Rp3.990.

Baca Juga: Edwin Soeryadjaya Borong Saham Saratoga (SRTG) Senilai Rp2,47 Miliar

Saham Korban Jualan Asing

Merujuk data Stockbit, berikut 10 saham korban jualan asing pada Rabu (4/2)! 

  1. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp571,91 miliar
  2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp193,77 miliar 
  3. PT Astra International Tbk (ASII) Rp146,54 miliar
  4. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)  Rp120,1 miliar
  5. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp111,47 miliar
  6. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp102,02 miliar
  7. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp74,68 miliar
  8. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp67,73 miliar
  9. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp65,07 miliar
  10. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Rp57,39 miliar

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Bagikan Artikel: