Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

KIS Group dan PT SMART Tbk Mulai Pembangunan Pabrik BioCNG® Komersial di Sumatra Utara

KIS Group dan PT SMART Tbk Mulai Pembangunan Pabrik BioCNG® Komersial di Sumatra Utara Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Medan -

KIS Group, Sustainability² dan Sinar Mas Agribusiness and Food hari ini menandai dimulainya pembangunan (groundbreaking) pabrik BioCompressed Natural Gas (BioCNG®) komersial di Pabrik Kelapa Sawit Padang Halaban, Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara.

Fasilitas ini akan menjadi pabrik BioCNG® komersial keempat KIS Group di Indonesia dan yang pertama bagi PT SMART Tbk, serta menandai langkah nyata dalam mendorong transisi energi bersih Indonesia melalui solusi pengolahan limbah menjadi energi (waste to energy) di sektor kelapa sawit.

Dikembangkan dengan skema Build-Own-Operate-Transfer (BOOT), fasilitas ini dijadwalkan mulai beroperasi pada kuartal 1 2027.

Fasilitas ini akan menangkap metana dari Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (Palm Oil Mill Effluent/POME) dan mengonversinya menjadi BioCNG® terbarukan, dengan target produksi sekitar 127.000 MMBTU per tahun, sekaligus diproyeksikan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar sekitar 62.484 ton setara CO₂ per tahun.

BioCNG® yang dihasilkan akan disalurkan kepada Unilever Oleochemical Indonesia untuk menggantikan penggunaan gas alam berbasis fosil dalam kegiatan operasionalnya.

Pendiri dan Chief Executive Officer (CEO) KIS Group-Sustainability², K.R. Raghunath, menyatakan bahwa peletakan batu pertama ini mencerminkan komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

"Dengan dukungan strategis dari Mitsubishi Corporation serta kolaborasi bersama mitra industri, termasuk PT SMART Tbk dan Unilever, proyek ini menunjukkan bahwa solusi energi terbarukan berskala komersial mampu memberikan dampak lingkungan yang signifikan sekaligus nilai ekonomi," kata Raghunath, Kamis (5/2/2026).

Sementara itu, Presiden Direktur PT SMART Tbk, The Biao Leng, mengatakan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari peta jalan (road map)perusahaan untuk mengurangi jejak karbon operasional pabrik hulu dengan mengubah limbah menjadi energi bersih dan terbarukan. Sekaligus mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon.

"Proyek ini juga mencerminkan kerangka keberlanjutan Collective for Impact yang menjadi panduan perusahaan dalam menciptakan nilai bersama bagi lingkungan dan masyarakat sekitar," jelasnya.

Menurutnya, kinerja bisnis yang baik dan kontribusi positif terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus bekerja sama dengan para mitra dan pemangku kepentingan.

Dengan mengonversi gas metana gas rumah kaca yang memiliki potensi pemanasan global jauh lebih besar dibandingkan karbon dioksida menjadi BioCNG® terbarukan, proyek ini berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Baca Juga: AXIS 5G AF Resmi Dihadirkan di Kota Medan, Binjai, dan Deli Serdang

"Proyek ini juga menunjukkan kelayakan komersial pemanfaatan limbah menjadi energi di industri kelapa sawit, sekaligus menciptakan lapangan kerja di tingkat lokal dan mendorong alih teknologi di bidang energi terbarukan," tambahnya.

Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun serta portofolio lebih dari 90 proyek di 14 negara, KIS Group terus mendorong pengembangan biogas dan biomethane secara global. BioCNG® yang dihasilkan dari fasilitas Padang Halaban diharapkan berkontribusi terhadap pencapaian target iklim Indonesia sekaligus mendukung peningkatan kemandirian energi nasional.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Khairunnisak Lubis
Editor: Amry Nur Hidayat

Bagikan Artikel: