Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jeffrey Epstein, Intelijen Rusia atau Israel Mossad?

Jeffrey Epstein, Intelijen Rusia atau Israel Mossad? Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Jeffrey Epstein menjadi sorotan tak hanya karena kejahatannya, namun juga spekulasi terkait dengan untuk siapa dia bekerja. Banyak pihak menyebut bahwa ia bekerja untuk Rusia hingga Israel.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa pihaknya tak memiliki keterkaitan dengan Jeffrey Epstein. Tuduhan Barat menurutnya  tidak layak ditanggapi secara serius.

Baca Juga: China Jadi 'Biang Kerok' Trump Ogah Lanjutkan Perjanjian Senjata Nuklir Rusia-AS

“Saya ingin bercanda soal versi seperti itu, tetapi mari kita tidak membuang waktu,” kata Peskov, dikutip dari Reuters.

Rusia menyebut klaim yang mengaitkan sosok penjahat seksual itu dengan badan intelijennya sengaja dilempar ke ruang publik untuk mengalihkan perhatian dari skandal yang telah membuka kemunafikan sejumlah tokoh berpengaruh di Amerika Serikat dan Eropa.

Sebelumnya, Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengatakan pihaknya akan meluncurkan penyelidikan terkait dugaan kemungkinan hubungan Epstein dengan Rusia. Namun, Tusk tidak menyertakan bukti atas pernyataan tersebut.

Adapun Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis sejumlah dokumen terkait sosok itu, yang banyak menyebutkan kata Rusia. Dokumen tersebut juga menunjukkan bahwa sejumlah perempuan muda yang pernah berhubungan dengan Epstein. Mereka banyak yang berasal dari Rusia. Epstein, berdasarkan hal itu, dipercaya bekerja dengan mengumpulkan materi blackmail kalangan elite dan tokoh berkuasa untuk Rusia.

Selain Rusia, berbagai media dan blogger juga berspekulasi bahwa sang penjahat mungkin bekerja untuk badan intelijen lain, termasuk Mossad Israel atau Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA). Salah satunya adalah pengakuan seorang informan anonim dari Federal Bereua of Investigation (FBI).

Baca Juga: Nuklirnya Tak Lagi Dibatasi, Rusia Tak Akan Lagi Menahan Diri Saat Hadapi Ancaman Trump

Namun hingga kini, belum ada bukti definitif yang dipublikasikan oleh organisasi media besar yang membuktikan bahwa ia bekerja untuk badan intelijen mana pun.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel: