Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bukan Saingan, Ini Kelebihan Investasi Bersamaan ke Emas dan Bitcoin (BTC)

Bukan Saingan, Ini Kelebihan Investasi Bersamaan ke Emas dan Bitcoin (BTC) Kredit Foto: Unsplash/André François McKenzie
Warta Ekonomi, Jakarta -

Analis menyebut bahwa emas dan Bitcoin dinilai bekerja paling optimal ketika dikombinasikan dalam satu portofolio investasi. Kedua aset dinilai memiliki fungsi berbeda namun saling melengkapi.

Managing Director and Head of Europe Bitwise, Bradley Duke mengatakan bahwa emas terbukti lebih efektif sebagai peredam tekanan ketika pasar mengalami penurunan, sementara bitcoin menawarkan potensi kenaikan yang lebih besar saat pasar mulai pulih.

Baca Juga: Deutsche Bank: Harga Anjlok, Bitcoin (BTC) Mulai Tak Dipercaya Investor

“Yang satu lebih berfungsi melindungi portofolio dari risiko ketidakpastian, sementara yang lain memberikan peluang keuntungan saat kondisi berbalik positif,” ujar Duke.

Ia juga menjelaskan alasan mengapa emas kembali lebih diminati investor dibanding bitcoin dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, faktor utama berasal dari kebiasaan dan pengalaman panjang pasar global terhadap emas sebagai aset lindung nilai.

Duke menyebut investor institusi dan negara memiliki preferensi terhadap emas karena logam mulia tersebut telah digunakan sebagai penyimpan nilai selama ribuan tahun. Kepercayaan itu membuat emas tetap menjadi pilihan utama saat ketidakpastian meningkat.

“Alokator dana dan negara telah membeli emas dengan cara ini selama ratusan tahun dan kemungkinan akan terus melakukannya sampai kepercayaan terhadap bentuk uang baru yang lebih baik, yaitu bitcoin, benar-benar terbentuk,” katanya.

“Namun, proses itu membutuhkan waktu," ungkapnya.

Diketahui, konsep bitcoin sebagai “emas digital” dalam beberapa waktu ini kembali diperdebatkan. Pergerakan harga kedua aset menunjukkan arah yang berbeda. Harga emas melonjak dalam enam bulan terakhir dan mencetak rekor tertinggi baru, sementara bitcoin justru terkoreksi dalam periode yang sama.

Baca Juga: BI Pastikan Kenaikan Harga Emas Tak Ganggu Target Inflasi Tahun ini

Perbedaan kinerja tersebut memperkuat pandangan bahwa emas dan bitcoin memiliki karakter risiko dan fungsi yang berbeda. Namun Duke menilai keduanya tidak harus dipertentangkan, melainkan dapat dimanfaatkan secara bersamaan untuk menyeimbangkan risiko dan potensi imbal hasil dalam jangka panjang.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: