Kredit Foto: Instagram/bayu_ario
PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) bakal mengalami perubahan pada jajaran manajemen puncaknya setelah menerima pengunduran diri dua pejabat penting perusahaan.
Sekretaris Perusahaan RAAM, Audrya Luvika Siregar, menyampaikan bahwa perseroan telah menerima surat pengunduran diri Direktur Utama Ario Bayu Wicaksono pada 6 Februari 2026.
"Dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33 POJK.04 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, bersama ini kami sampaikan bahwa pada tanggal 6 Februari 2026, PT Tripar Multivision PlusTbk telah menerima Surat pengunduran diri dari Bapak Ario Bayu Wicaksono selaku Direktur Utama Perseroan, dengan alasan pertimbangan pribadi," kata Audrya.
Baca Juga: Siap Jadi Mitra Investasi Aktif Proyek Film Asia, RAAM Kolaborasi dengan IRSX
Pada waktu yang sama, perseroan juga menerima surat pengunduran diri Gita Rusmida Sjahrir dari jabatannya sebagai Komisaris Independen. Pengunduran diri tersebut juga didasarkan pada alasan pribadi.
Audrya menjelaskan bahwa kedua pengunduran diri tersebut baru akan berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Rapat tersebut akan diselenggarakan paling lambat 90 hari sejak diterimanya surat pengunduran diri, sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
"Tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha emiten atau perusahaan publik," pungkas Audrya.
Baca Juga: Bidik Pendapatan 200%, Folago (IRSX) Teken MOU Co-Investasi Film dengan RAAM hingga Visinema
Sebagai informasi, Ario Bayu dan Gita Sjahrir baru diangkat dalam jajaran manajemen RAAM melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang digelar pada 24 Juni 2025.
Ario Bayu dikenal sebagai aktor ternama Indonesia yang membintangi sejumlah film populer seperti Soekarno, Sultan Agung, hingga serial Netflix Gadis Kretek.
Selain berkarier di dunia seni peran, ia juga pernah memegang posisi strategis di berbagai perusahaan, di antaranya sebagai CEO PT Indokaria Nusantara Sejahtera dan Presiden Komisaris PT Market Laut Indonesia. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Ketua Komite Festival Film Indonesia (FFI) periode 2024–2026.
Sementara itu, Gita Sjahrir diketahui merupakan adik dari Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir. Saat ini, ia menjabat sebagai anggota Komite Investasi Australian Development Investment Fund serta komisaris independen di perusahaan terbuka lainnya.
Sebelumnya, Gita juga pernah menjadi Kepala Investasi di BNI Ventures dan Penasihat Khusus di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: