Kredit Foto: Kemenperin
Dari sisi kinerja keuangan, Kementerian Perindustrian mencatat realisasi pendapatan tahun 2025 yang melampaui target sebesar 116,43 persen dari yang telah ditetapkan. Pendapatan tersebut bersumber dari berbagai layanan jasa industri dan pendidikan vokasi yang diselenggarakan oleh unit pelaksana teknis di lingkungan Kementerian Perindustrian.
Di sisi belanja, pengelolaan anggaran dilakukan secara efisien dengan realisasi sebesar 2,09 triliun hingga penghujung tahun 2025. Jika memperhitungkan blokir anggaran sebesar 367,4 miliar, realisasi anggaran Kemenperin pada tahun 2025 mencapai 98,15 persen.
Realisasi anggaran tersebut merupakan hasil konsolidasi laporan keuangan dari 107 satker yang terdiri dari satker pusat dan daerah di seluruh Indonesia, termasuk satuan kerja berstatus Badan Layanan Umum (BLU). Pada tahun 2025, nilai pendapatan dan aset Kementerian Perindustrian juga menunjukkan peningkatan seiring dengan pengembangan fasilitas pendukung layanan pendidikan dan jasa industri di berbagai daerah.
Menperin menegaskan, Kementerian Perindustrian siap mendukung penuh pelaksanaan pemeriksaan BPK melalui penyediaan data yang lengkap, komunikasi yang terbuka, serta koordinasi yang intensif dengan tim pemeriksa.
“Kami berharap proses pemeriksaan ini dapat memberikan masukan konstruktif guna meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara di lingkungan Kementerian Perindustrian,” pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya