BCA Dukung Pengembangan Desa Wisata Berbasis Ekonomi Berkelanjutan
Kredit Foto: Antara/Muhammad Mada
Usai berbincang dengan Diana, Wamenpar Ni Luh Puspa mampir ke beberapa booth lagi seperti ke booth Kampung Batik Gemah Sumilir dan booth Desa Wisata Kampung Pra Ijing/Tebara. Di booth yang disebutkan terakhir, Ni Luh Puspa antusias ikut menari bersama masyarakat adat Sumba. Tarian yang diikuti adalah Tari Kagoro Kana Alu atau Tari Rangkak Alu yang legendaris di Nusa Tenggara Timur.
Ni Luh Puspa berharap hadirnya pameran semacam ini mampu menambah daya tarik pariwisata Indonesia. Ia juga mengatakan untuk membangun sektor pariwisata yang kompetitif itu perlu sinergi yang kuat antara pemerintah, industri, dan masyarakat. “Adanya sinergi ini harapannya bisa menjadi bagian dari perjalanan menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Ni Luh Puspa.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: