- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
OJK Gandeng Bursa London & Singapura, Incar Aliran Dana Green Fund Global ke IDX Karbon
Kredit Foto: Dwi Aditya Putra
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menggandeng dua bursa global, Singapore Exchange (SGX) dan London Stock Exchange (LSE), untuk memperluas jangkauan Bursa Karbon Indonesia (IDX Karbon). Langkah ini ditempuh untuk menangkap potensi besar manajer investasi global yang semakin agresif menerbitkan instrumen investasi berbasis lingkungan.
Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan pasokan kredit karbon di Indonesia membutuhkan serapan pasar yang luas. Dengan menggandeng bursa Singapura dan London, IDX Karbon diharapkan menjadi tujuan utama para fund manager global dalam mencari suplai karbon kredit berkualitas tinggi.
“Fund-fund manager di luar sana sudah banyak menerbitkan fund yang basisnya adalah green fund. Mereka butuh supplier karbon kredit yang cukup besar, dan Indonesia adalah salah satu negara dengan potensi nilai ekonomi karbon terbesar di dunia,” ujar Hasan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, dikutip Kamis (12/11/2026).
Baca Juga: Prabowo Perintahkan OJK Sikat Praktik Manipulasi Pasar Modal
Selain menyasar institusi keuangan global, OJK juga membidik korporasi internasional yang telah mendeklarasikan komitmen Net Zero Emission. Saat ini, OJK tengah menyusun pengaturan dan regulasi agar selaras dengan ekspektasi pasar asing.
“Tentu ke depan kita akan melakukan pemasaran, tidak hanya kepada potensi pasar domestik, tetapi juga pasar asing, baik government maupun korporasi yang banyak melakukan kampanye atau deklarasi pengurangan emisi karbon,” kata Hasan.
Baca Juga: Hashim Tegur BEI dan OJK: Pemerintah Awasi Anda dengan Ketat!
Menurutnya, perusahaan-perusahaan global kini dituntut melakukan kompensasi emisi (carbon offset) guna memenuhi target lingkungan yang telah dicanangkan. Oleh karena itu, OJK berharap pelaku usaha asing dapat memanfaatkan bursa karbon Indonesia sebagai sarana pemenuhan kewajiban tersebut.
“Untuk jadi net zero, mereka perlu kompensasi dengan membeli unit karbon. Nah, salah satunya kami harapkan melalui IDX Karbon,” ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: