Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Belum Ada Sebulan, Pesanan GWM Wey G9 Hybrid Langsung Membludak, Pesanan Sudah Mencapai 800 Unit!

Belum Ada Sebulan, Pesanan GWM Wey G9 Hybrid Langsung Membludak, Pesanan Sudah Mencapai 800 Unit! Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Great Wall Motor (GWM) Malaysia mengumumkan bahwa GWM Wey G9 Hi4 PHEV telah mendapatkan lebih dari 800 pemesanan dalam minggu pertama sejak peluncurannya.

GWM Malaysia mengklaim membludaknya pesanan MPV premiumnya itu mencerminkan adanya peningkatan kepercayaan pada mobil hibrida

"Kami sangat gembira dengan respons yang kuat dari pelanggan Malaysia. Wey G9 mewakili visi kami tentang mobilitas mewah yang cerdas, menggabungkan teknologi canggih dengan kenyamanan sejati. Respons awal ini menunjukkan kepada kami bahwa masyarakat Malaysia siap untuk memasuki era baru mobilitas energi baru,” kata Direktur Utama GWM Malaysia, Cui Anqi.

Wey G9 dirakit secara lokal di pabrik EP Manufacturing (EPMB) di Pegoh, Melaka, Malaysia dan mobil ini tersedia dalam varian 7 seater (tata letak 2-2-3) ini ditenagai oleh sistem Hi4 Intelligent Hybrid 4WD, mesin empat silinder turbocharged 1,5 liter 150 PS (148 hp, atau 110 kW) dan 240 Nm yang dipasangkan dengan transmisi hybrid khusus empat kecepatan (DHT) dengan motor listrik terintegrasi 109 PS (107 hp, atau 80 kW) dan 170 Nm yang menggerakkan roda depan, dengan motor lain 184 PS (181 hp, atau 135 kW) dan 232 Nm di bagian belakang.

Tenaga gabungan sistem mencapai 442 PS (436 hp, atau 325 kW) dan torsi 642 Nm, yang memungkinkan Wey G9 melakukan sprint 0-100 km/jam dalam 5,7 detik dengan kecepatan tertinggi 190 km/jam. Baterai nikel mangan kobalt (NMC) 44,2 kWh menyediakan MPV ini dengan jarak tempuh 170 km (berdasarkan standar NEDC atau sekitar 145 km WLTP) hanya dengan tenaga listrik murni.

Dengan tangki bahan bakar 58 liter, jarak tempuh total yang diklaim untuk MPV ini adalah 1.000 km (NEDC), yang setara dengan sekitar 850 km WLTP.

Baterai dapat diisi dari kondisi pengisian 30% hingga 80% melalui pengisian DC dengan kecepatan maksimum 60 kW dalam 26 menit, sementara pengisian AC pada 6,6 kW mengisi baterai dari 15% hingga 100% dalam 6,5 jam.

Untuk diMPV ini, yang dibanderol dengan harga RM269.800 atau dikonversi sekitar Rp1,1 miliar (harga on-the-road, tanpa asuransi), dan telah melakukan debutnya di Malaysia pada 29 Januari 2026 lalu.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: