Kredit Foto: Youtube Setpres
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan diplomasi ekonomi global yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto membuka akses pasar Indonesia ke hampir seluruh dunia.
Menurut Airlangga, Indonesia berhasil memperluas akses pasar strategis, termasuk melalui kerja sama dengan kawasan Eropa lewat perjanjian European Union-Comprehensive Economic Partnership Agreement (EU-CEPA), yang disebut memberikan tarif nol persen bagi sejumlah produk Indonesia.
“Ini membuka akses pasar terhadap 14,7% Produk Domestik Bruto (PDB) global,” ujar Airlangga dalam agenda Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (12/2/2026).
Baca Juga: Airlangga Siapkan Strategi Kejar Pertumbuhan Ekonomi 5,6% pada 2026
Selain itu, pemerintah juga mendorong penyelesaian perjanjian Indonesia–Canada CEPA serta kerja sama dengan kawasan Eurasia. Langkah tersebut diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global sekaligus memperluas tujuan ekspor nasional.
Pemerintah juga menjalin Economic Growth Partnership dengan Inggris sebagai langkah awal menuju Free Trade Agreement (FTA) antara kedua negara.
Baca Juga: Di Depan Prabowo, Airlangga Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Tertinggi ke-2 di G20
“Ini merupakan awal menuju FTA dengan Inggris,” kata Airlangga.
Di sisi lain, pemerintah tengah mempersiapkan penandatanganan kerja sama perdagangan dengan Amerika Serikat dalam waktu dekat. Kesepakatan tersebut diharapkan dapat memperluas penetrasi produk Indonesia di pasar Amerika.
“Insyaallah dengan Amerika akan segera ditandatangani dalam waktu dekat,” ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: