Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kemenperin Dorong Ekspansi Pasar Industri Kerajinan Lewat Inacraft 2026

Kemenperin Dorong Ekspansi Pasar Industri Kerajinan Lewat Inacraft 2026 Kredit Foto: Kemenperin

Dirjen IKMA juga menyampaikan, sejumlah produk yang ditampilkan oleh IKM terfasilitasi pada ajang Inacraft kali ini berhasil memamerkan inovasi dan desain kerajinan tangan, yang disesuaikan dengan kebutuhan serta selera pasar. “Kami mengapresiasi upaya pelaku IKM dalam negeri yang semakin kreatif mengeksplorasi berbagai sumber bahan baku lokal setempat dan melakukan modifikasi agar dapat diterima pasar luas,” ujarnya.

Industri kerajinan, lanjut Reni, juga memiliki potensi pasar ekspor yang harus dimaksimalkan. Berdasarkan data dari Pusat Data dan Informasi Kemenperin, kinerja ekspor kerajinan pada triwulan III tahun 2025 mencapai USD305,54 juta, meningkat pesat dari triwulan sebelumnya sebesar USD173,5 juta. Kinerja positif ini menunjukkan bahwa produk kerajinan lokal dari Indonesia dapat terus tumbuh dan bersaing di pasar global.

”Bahan baku lokal yang dipadu dengan sentuhan seni dan aspek desain menghasilkan karya bernilai jual tinggi. Oleh karena itu, kami mendorong pelaku IKM untuk terus menghadirkan produk yang inovatif, kreatif, dan memiliki karakter kuat agar dapat meningkatkan daya tarik produk kerajinan Indonesia di mata konsumen nasional maupun internasional,” ucap Reni.

Ditjen IKMA mencatat, total transaksi penjualan yang dihasilkan oleh delapan IKM yang difasilitasi selama pameran Inacraft 2026 berlangsung mencapai Rp 338,16 juta. “Data tersebut menunjukkan tingginya minat pasar terhadap produk kerajinan IKM, sekaligus menegaskan bahwa pameran menjadi sarana efektif untuk meningkatkan eksposur produk dan mengukur respon pasar,” tegas Reni. 

Pada gelaran Inacraft tahun ini, penyelenggara mengangkat tema Exploring and Celebrating Womenpreneurs sebagai bentuk apresiasi terhadap peran strategis perempuan dalam menggerakkan industri kreatif dan perekonomian nasional. 

Melalui tema tersebut, Inacraft menyoroti kontribusi perempuan dalam menghadirkan inovasi, menjaga nilai budaya, serta menciptakan produk-produk berkualitas yang berdaya saing, sekaligus mendorong penguatan kapasitas dan perluasan akses pasar bagi womenpreneurs di berbagai daerah.

Baca Juga: Guna Serap Tenaga Kerja, Purbaya Tegaskan Ekonomi RI Harus Capai hingga 7%

Selain pameran, peserta dan pengunjung dapat mengikuti kegiatan lainnya yang terdapat di Inacraft 2026 diantaranya Inacraft Award, Craft Talk dan Workshop, Fashion show, serta Art Performance. Beragam rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana edukasi, apresiasi, dan promosi untuk memperkuat ekosistem industri kerajinan nasional.

Pada gelaran ini juga menghadirkan tiga penghargaan utama, yakni Inacraft Award, Inacraft Digital Excellence Award, dan Inacraft Womenpreneurs Award, sebagai bentuk apresiasi atas kualitas, inovasi, serta kontribusi terhadap industri kerajinan nasional. Salah satu IKM peserta yang difasilitasi oleh Ditjen IKMA, PT Dmoroy Kreasi Alam Nusantar, berhasil meraih Inacraft Awards 2026 untuk kategori Natural Fibers.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Bagikan Artikel: