Kredit Foto: Antara/ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/rwa
Bukti pemesanan harus diunduh karena menjadi syarat utama saat penukaran. Dokumen tersebut memuat kode pemesanan, jadwal, lokasi, dan rincian nominal.
Saat datang ke lokasi, penukar wajib membawa KTP asli dan bukti pemesanan. Uang yang akan ditukar harus disiapkan dalam jumlah pas agar proses berjalan cepat.
Penyusunan uang diminta searah berdasarkan pecahan dan tahun emisi. Setiap pemesan memiliki batas maksimal penukaran agar distribusi merata.
Pecahan Rp50.000 dan Rp20.000 masing-masing dibatasi maksimal 50 lembar. Pecahan Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000 masing-masing dibatasi 100 lembar.
Kuota setiap titik kas keliling terbatas sehingga pendaftaran bisa ditutup sewaktu-waktu. Oleh karena itu, calon penukar disarankan menyiapkan data sebelum jadwal dibuka.
Baca Juga: BI Siapkan Uang Tunai Rp185,6 Triliun untuk Kebutuhan Lebaran
Mengakses situs tepat waktu meningkatkan peluang memperoleh slot dan memilih lokasi alternatif bisa menjadi strategi saat kuota favorit habis.
Menyimpan bukti pemesanan dengan baik membantu menghindari kendala saat verifikasi. Layanan tukar uang baru ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran transaksi tunai saat Lebaran.
Bagi masyarakat yang ingin menyiapkan uang baru Lebaran 2026, pemantauan jadwal dan pendaftaran awal menjadi kunci utama.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: