Kredit Foto: Antara/Wahyu Putro A
Selain itu, Pemerintah mendorong penguatan dukungan perdagangan dan logistik, termasuk pengembangan pusat logistik berikat untuk memfasilitasi ekspor komoditas Indonesia ke Arab Saudi. Sinergi lintas kementerian, antara lain bidang perdagangan, industri, pariwisata, pertanian, dan logistik, akan di orkestrasi guna memastikan kebijakan berjalan efektif.
“Kita harus menekan cash outflow. Karena itu, seluruh sektor terkait perlu bergerak bersama agar ekosistem ekonomi haji dan umrah ini memberikan dampak nyata bagi ekonomi domestik,” pungkas Jubir Haryo.
Melalui langkah terintegrasi tersebut, Pemerintah berharap penyelenggaraan haji dan umrah tidak hanya menjadi kegiatan ibadah ritual rutin, tetapi juga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap penguatan ekonomi nasional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya