Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Daftar Saham Korporasi AI 2026 yang Paling Dilirik Investor

Daftar Saham Korporasi AI 2026 yang Paling Dilirik Investor Kredit Foto: Cloudera

Hal ini menyebabkan perusahaan yang tidak mampu beradaptasi dengan perkembangan AI berisiko tertinggal, meski saat ini mempunyai valuasi yang tinggi.

Strategi Investasi Saham AI untuk Jangka Panjang

1. Diversifikasi Portofolio

Meski sektor ini menjanjikan, lebih baik untuk diserfikasi portofolio ke sektor lain seperti kesehatan, energi, atau consumer goods yang akan membantu menyeimbangkan risiko.

Pasalnya sektor AI sangat fluktuatif. Melalui diserfikasi investor tetap bisa menikmati potensi pertumbuhan AI dengan lebih tenang dan nyaman.

2. Dollar Cost Averaging (DCA)

Strategi ini adalah membeli saham secara rutin dengan jumlah tertentu tanpa terlalu memikirkan harga pasar saat itu. Melalui cara ini investor akan dapat mengurangi risiko membeli di harga puncak, mendapatkan harga rata-rata yang lebih stabil dalam jangka panjang, dan menjaga disiplin investasi, terutama di sektor yang fluktuatif seperti AI.

3. Investasi Tematik vs Selektif

Investasi tematik adalah dengan mengikuti tren besar seperti membeli saham-saham yang masuk dalam indeks teknologi atau ETF berbasis AI. Ini cocok bagi investor yang ingin eksposur luas terhadap sektor ini.

Sedangkan untuk investasi selektif adalah dengan memilih perusahaan tertentu yang terbukti memiliki fundamental kuat dan pendapatan nyata dari AI. cocok bagi investor yang lebih berhati-hati dan fokus pada kualitas, bukan sekadar tren.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Bagikan Artikel: