Agrinas Pangan Impor 105.000 Unit Truk Pick-up dari India, Menperin: Dampaknya Tidak ke Dalam Negeri
Kredit Foto: Kemenperin
Perusahaan pelat merah PT Agrinas Pangan Nusantara (APN) memesan sebanyak 105.000 unit truk ringan (pikap) dan menengah dari dua produsen otomotif India, yakni Tata Motors dan Mahindra & Mahindra, pemesanan ini untuk mendukung proyek Koperasi Merah Putih.
Hal itu Kementerian Perindustrian (Kemenperin) angkat bicara untuk mendorong penguatan industri otomotif nasional, khususnya di segmen kendaraan niaga pick-up atau di Indonesia dikenal truk pikap.
Langkah ini dinilai strategis mengingat industri dalam negeri telah memiliki kapasitas produksi yang besar untuk kendaraan pikap.
Baca Juga: Agrinas Borong 105.000 Unit Truk dari Tata Motors untuk Koperasi Merah Putih, Dikritik Kok Impor?
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, penguatan produksi pick-up di dalam negeri akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
Ia mencontohkan, apabila pengadaan 70.000 unit kendaraan pick-up 4x2 dipenuhi oleh produk lokal, maka akan tercipta dampak ekonomi (backward linkage) sekitar Rp27 triliun.
"Apabila seluruh kebutuhan kendaraan pick-up dipenuhi melalui impor, maka nilai tambah dan penyerapan tenaga kerja akan dinikmati industri di luar negeri. Sebaliknya, jika diproduksi di dalam negeri, manfaat ekonomi dan penciptaan lapangan kerja akan dirasakan di Indonesia,” ujar Agus di Jakarta, Kamis (19/2).
Menurut Menperin, produksi pick-up dalam negeri turut menggerakkan berbagai subsektor industri, seperti industri ban, kaca, baterai (accu), logam, kulit, plastik, kabel, hingga elektronik. Dengan demikian, peningkatan produksi kendaraan niaga ini akan memperkuat struktur manufaktur nasional secara menyeluruh.
Saat ini, kapasitas produksi kendaraan pick-up nasional mencapai sekitar 1 juta unit per tahun. Sejumlah produsen yang memproduksi pick-up di Indonesia antara lain PT Astra Daihatsu Motor, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Indonesia, PT Suzuki Indomobil Motor, PT SGMW Motor Indonesia, dan PT Sokonindo Automobile.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat