Fokus Perlindungan Sipil dan Misi Kemanusiaan, Indonesia Siap Kirim 8.000 Personel ISF
Kredit Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
“Ini adalah pasukan yang ditugaskan untuk yang mendapatkan mandat untuk menjaga perdamaian, terdiri dari berbagai unsur yang tugasnya intinya adalah menjaga situasi."
"Nah, saya kira saya juga perlu menjelaskan, karena ini juga perlu disampaikan petunjuk pelaksanaan daripada mandat ISF ini, mengizinkan negara-negara yang berpartisipasi untuk memberikan atau menyumbangkan pasukannya di ISF,” papar Sugiono.
Dalam kesempatan tersebut, Sugiono juga menyampaikan Pemerintah Indonesia telah menyampaikan national caveats atau batasan nasional dalam pelaksanaan mandat tersebut, termasuk tidak terlibat dalam operasi tempur ofensif.
Pasukan Indonesia hanya diperkenankan melakukan tindakan defensif dalam rangka mempertahankan diri, apabila menghadapi ancaman langsung.
Baca Juga: Puji Prabowo di Forum Perdamaian AS, Trump: Saya Tidak Ingin Berhadapan Dengannya
“National caveat kita juga sudah kita sampaikan ke ISF, kita tidak melakukan operasi militer."
"Kemudian kita tidak melakukan pelucutan senjata."
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Istihanah
Editor: Yaspen Martinus