Cuma 2 Jutaan, POCO M7 Pakai Baterai 7.000 mAh: Apakah Chipsetnya Masih Relevan di 2026?
Kredit Foto: Xiaomi.com
POCO M7 (4G) merupakan salah satu kontestan di pasar ponsel harga Rp2.449.000 yang menonjolkan sektor daya tahan sebagai nilai jual utamanya. Perangkat yang dirilis pada Agustus 2025 ini mencoba memikat pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan tanpa akses pengisian daya yang konsisten.
Keunggulan paling mencolok dari ponsel ini terletak pada penggunaan baterai silikon karbon dengan kapasitas raksasa mencapai 7.000 mAh. Kapasitas sebesar ini diklaim mampu mendukung penggunaan aktif selama lebih dari dua hari tanpa pengisian ulang.
Namun, besarnya kapasitas tersebut tidak diimbangi dengan teknologi pengisian daya yang cukup cepat karena hanya dibekali adaptor 33W. Proses pengisian daya dari kondisi kosong hingga penuh dipastikan memakan waktu yang cukup lama.
Layar Mulus dengan Chipset yang Mulai Tertinggal
Pada sektor visual, POCO M7 mengusung layar IPS LCD seluas 6,9 inci dengan tingkat penyegaran (refresh rate) mencapai 144Hz. Kecepatan layar ini memberikan transisi gambar yang sangat halus.
Sayangnya, penggunaan chipset Qualcomm Snapdragon 685 (6 nm) pada tahun 2026 terasa mulai tertinggal. Pengguna mungkin akan merasakan keterbatasan performa saat mencoba menjalankan gim dengan grafis tinggi.
Konfigurasi Memori Luas dan Keterbatasan Konektivitas
Ponsel ini menawarkan kapasitas penyimpanan yang cukup lega sebesar 256GB serta dukungan RAM 8GB yang dapat diekspansi hingga 16GB. Dukungan memori yang luas ini memungkinkan pengguna menyimpan banyak berkas aplikasi.
Namun, absennya dukungan jaringan 5G menjadi poin kritis bagi yang menginginkan kecepatan internet di rentang harga dua jutaan. Selain itu, penggunaan teknologi penyimpanan UFS 2.2 memberikan kecepatan akses data yang lebih lambat dibandingkan standar UFS 3.1.
Kemampuan Kamera dan Sistem Operasi
Baca Juga: Bukan Sekadar Flagship, Ini Alasan POCO F8 Pro Jadi Ponsel Paling Menggoda di 2026
Sektor fotografi didukung oleh kamera utama 50MP yang sudah dilengkapi dengan berbagai fitur perangkat lunak seperti Mode Malam dan Mode Potret. Meskipun cukup untuk dokumentasi harian, kualitas sensor pendampingnya masih tergolong standar.
Secara keseluruhan, POCO M7 yang berbasis HyperOS ini adalah pilihan tepat bagi Anda yang sangat memprioritaskan ketahanan baterai. Namun, bagi pengguna yang mengejar performa prosesor kencang atau koneksi 5G, terdapat banyak alternatif lain dari kompetitor yang lebih menarik di kelas harga serupa.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: