Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

DPR Optimistis Industri Animasi Bisa Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Masa Depan

DPR Optimistis Industri Animasi Bisa Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Masa Depan Kredit Foto: Detective Conan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Industri animasi nasional dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia di masa depan. Seiring berkembangnya ekonomi berbasis digital, sektor ini dinilai mampu membuka peluang kerja baru sekaligus mendorong lahirnya talenta kreatif yang berdaya saing global.

Anggota Komisi VII DPR RI Rico Sia mengatakan, ekonomi kreatif, termasuk industri animasi, memiliki prospek yang menjanjikan sehingga perlu mendapatkan dukungan yang lebih kuat dari pemerintah. Menurutnya, pengembangan sektor ini tidak hanya penting bagi kota-kota besar, tetapi juga dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

"Ekonomi kreatif ini tentunya bertumbuh sampai dengan ke daerah-daerah terpencil. Nah, apa yang kemudian menjadi perhatian kita adalah bagaimana peningkatan sumber daya manusianya sendiri melalui pelatihan-pelatihan yang diberikan," ujar Rico.

Menurut Rico, penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi fondasi penting agar industri animasi nasional dapat berkembang lebih luas. Dengan dukungan pelatihan yang tepat, talenta-talenta muda dari berbagai daerah berpeluang terlibat dalam industri kreatif yang kini semakin terhubung dengan pasar global.

Optimisme tersebut muncul seiring meningkatnya kiprah animator Indonesia di panggung internasional. Dalam pertemuan tersebut, Ayena Studio memaparkan keterlibatannya dalam sejumlah proyek animasi nasional maupun global, termasuk kerja sama produksi dengan rumah produksi asal Rumania untuk proyek animasi Gladiator. Menariknya, sekitar 90 persen proses pengerjaan proyek tersebut dilakukan di Indonesia.

Selain itu, studio animasi yang berbasis di Cimahi tersebut juga telah berkontribusi dalam berbagai proyek internasional, termasuk bekerja sama dengan jaringan hiburan global seperti Nickelodeon. Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa kualitas animator Indonesia semakin mendapat pengakuan di pasar dunia.

Baca Juga: DPR Minta Kasus Keracunan MBG Dituntaskan, 1.000 Dapur Program Dievaluasi

Baca Juga: Industri Animasi RI Meledak! 308 Karya Orisinal Tembus Global

Rico menilai keberhasilan para animator lokal menembus proyek-proyek internasional dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menekuni industri kreatif. Ia melihat potensi talenta kreatif tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan dapat berkembang apabila mendapat akses pendidikan serta ruang pengembangan yang memadai.

"Saya sangat optimistis dunia ekonomi kreatif ini tidak terbatas dengan ruang. Oleh karenanya ekonomi kreatif ini tentunya sangat bisa berkembang juga di daerah-daerah," katanya.

Ia menambahkan, banyak anak-anak di daerah yang sejak usia dini memiliki imajinasi dan kemampuan visual yang baik. Potensi tersebut dapat menjadi modal penting bagi perkembangan industri animasi nasional apabila didukung oleh ekosistem yang tepat.

Kunjungan Panja Kreativitas dan Distribusi Film Nasional ke Ayena Studio dilakukan untuk memetakan berbagai tantangan yang masih dihadapi industri animasi nasional. Sejumlah isu yang menjadi perhatian antara lain pembiayaan, pengembangan SDM, distribusi karya, hingga penguatan kekayaan intelektual (intellectual property/IP) lokal yang nantinya akan menjadi bahan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman