Kredit Foto: Hipmi
Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Provinsi DKI Jakarta (BPD HIPMI JAYA) dan BPD HIPMI Jawa Barat (BPD HIPMI JABAR) menandatangani memorandum of understanding (MoU) kerja sama strategis lintas wilayah yang diarahkan untuk mendorong transaksi bisnis riil dan menciptakan multiplier effect ekonomi daerah dengan proyeksi nilai hingga Rp500 miliar. Penandatanganan berlangsung dalam agenda Business Matching HIPMI JAYA & HIPMI JABAR di Travoy Hub TMII, Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026).
MoU ditandatangani oleh Ketua Umum BPD HIPMI JAYA Muhammad Riandy Haroen dan Ketua Umum BPD HIPMI JABAR Radityo Egi Pratama sebagai dasar kerja sama yang difokuskan pada realisasi proyek, joint venture, distribusi, dan penguatan rantai pasok antarwilayah.
Lebih dari 500 pengusaha muda hadir dalam kegiatan tersebut, mewakili enam BPC HIPMI JAYA dan 27 BPC HIPMI JABAR. Sejumlah pemangku kepentingan strategis nasional turut hadir, antara lain Direktur Bisnis Koridor Jalan Tol PT Jasa Marga Bayu Nurbaya, Komisaris PT Jasa Marga Related Business Samira Alatas, Direktur SMESCO IndonesiaDoddy Akhmadsyah Matondang, serta Senior Manager Small Medium Business Enterprise Telkom Indonesia Regional II Sonya Soraya.
Baca Juga: Pengusaha Lokal Apresiasi Langkah Purbaya Tertibkan Industri Baja
Agenda utama kegiatan dirancang untuk mempercepat konversi jejaring menjadi transaksi bisnis. Melalui sesi Business Speed Dating, anggota HIPMI JAYA dan HIPMI JABAR dipertemukan dalam pertemuan singkat dan terstruktur untuk membahas kebutuhan riil usaha, kesiapan proyek, serta potensi kerja sama lintas sektor yang dapat segera ditindaklanjuti.
Selain itu, HIPMI JAYA menyerahkan katalog usaha anggotanya kepada HIPMI JABAR yang berisi profil, kapasitas, dan potensi bisnis. Katalog tersebut digunakan sebagai referensi awal untuk penjajakan proyek, pembentukan kemitraan, dan integrasi rantai pasok antarwilayah.
Kegiatan Business Matching ini diinisiasi oleh Bidang XII BPD HIPMI JAYA yang diketuai oleh Samira Alatas, dengan dukungan Wakil Sekretaris Umum Yosse Aryan dan Wakil Bendahara Umum Ryan Immanuel. Inisiatif ini diarahkan agar kolaborasi antaranggota tidak berhenti pada pertemuan, melainkan menghasilkan transaksi dan kontrak bisnis.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: