Kredit Foto: Hipmi
“Kolaborasi ini bukan sekadar pertemuan, tetapi upaya membangun ekosistem bisnis yang saling terhubung. Melalui MoU, business speed dating, dan penyerahan katalog usaha, kami ingin memastikan bahwa kerja sama yang terbangun dapat langsung ditindaklanjuti dan menggerakkan perputaran ekonomi Indonesia,” ujar Samira Alatas.
Berdasarkan pemetaan awal terhadap kapasitas usaha peserta, jaringan distribusi, dan potensi proyek, kolaborasi HIPMI JAYA dan HIPMI JABAR diproyeksikan memiliki net worth hingga Rp500 miliar pada tahap awal. Nilai tersebut berasal dari potensi kerja sama proyek konstruksi, logistik, distribusi, manufaktur, jasa, serta penguatan rantai pasok lintas daerah yang berdampak pada aktivitas ekonomi turunan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan agenda ramah tamah dan buka puasa bersama yang dimanfaatkan sebagai forum informal untuk memperkuat kepercayaan antarpelaku usaha dan mempercepat komunikasi lanjutan guna realisasi transaksi pascapenandatanganan MoU.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: