Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Purbaya Dorong Penyesuaian Harga Gas untuk Industri

Purbaya Dorong Penyesuaian Harga Gas untuk Industri Kredit Foto: Cita Auliana
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menaruh perhatian besar terhadap harga gas bumi bagi sektor industri domestik. Menurutnya, aspek keekonomian gas menjadi faktor krusial dalam menjaga keberlanjutan operasional industri nasional.

Berdasarkan laporan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) di wilayah Jawa Barat, harga gas untuk industri tercatat telah menyentuh level US$14 per Million British Thermal Unit (MMBTU).

“Cari harga yang lebih masuk ke industri. Kalau dari hulu ke PGN US$7–US$8, lalu diambil margin, misalnya US$4, sampai ke industri bisa US$12 bahkan ada yang sampai US$14,” ujar Purbaya dalam rapat debottlenecking investasi LNG Blok Masela bersama Kementerian Keuangan di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga: LNG Masela Diminati PGN Hingga Pupuk, Harga Masih Nego

Dalam rapat tersebut, Purbaya meminta agar harga gas yang diterima sektor industri dapat ditekan hingga kisaran US$9 per MMBTU guna menjaga daya saing pelaku usaha di dalam negeri.

Menanggapi hal itu, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menjelaskan bahwa mekanisme harga jual gas ke konsumen sejatinya telah diatur dalam regulasi. Pemerintah menyediakan skema HGBT (Harga Gas Bumi Tertentu) dengan tarif lebih rendah, serta Non-HGBT yang mengikuti fluktuasi harga pasar.

Namun, dalam praktiknya badan usaha niaga masih menanggung sejumlah komponen biaya tambahan, termasuk ongkos regasifikasi LNG.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: