Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp200 triliun, Bank Mandiri Nilai Redakan Persaingan Likuiditas
Kredit Foto: Cita Auliana
Selain berdampak pada suku bunga, perpanjangan penempatan dana pemerintah juga dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan kredit. Andry menyebut tambahan likuiditas tersebut memberi ruang bagi bank untuk meningkatkan ekspansi pembiayaan, seiring adanya potensi perbaikan permintaan kredit.
“Dari adanya dana SAL yang ditempatkan, ini bisa mendorong kelonggaran likuiditas sehingga ada ruang bagi bank untuk meningkatkan pertumbuhan kredit,” ujarnya.
Baca Juga: Likuiditas Terjaga, DPK Bank Mandiri Tumbuh 23,9% Jadi Rp2.105 Triliun
Untuk tahun 2026, Andry memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan nasional berada di kisaran high single digithingga low double digit. “Proyeksi pertumbuhan kredit industri perbankan masih di kisaran 9% sampai 11%,” katanya.
Sebagai catatan, Bank Mandiri menerima penempatan dana pemerintah sebesar Rp55 triliun dari total penempatan Rp200 triliun yang dilakukan pada September 2025. Dana tersebut merupakan bagian dari strategi pengelolaan kas negara untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan likuiditas perbankan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: