- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Blokade di Selat Hormuz, RI Pindahkan Impor Minyak dan LPG dari Timur Tengah
Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
"Jadi ini (crude) relatif enggak ada masalah... sebagiannya (LPG) kita switch lagi untuk kita belanja di negara yang tidak ada kaitannya dengan Selat Hormuz," jelas Bahlil,
Meski pasokan relatif aman, pemerintah tetap mewaspadai tekanan pada postur APBN.
Sebab, harga minyak mentah-Brent saat ini dilaporkan berada di kisaran US$ 78–80 per barel, melampaui asumsi ICP yang ditetapkan sebesar US$ 70 per barel.
"Ini yang harus kita hati-hati, karena berdampak pada kenaikan subsidi yang ditanggung negara."
"Tapi di sisi lain, kenaikan ICP juga memberikan tambahan pendapatan," tambahnya.
Terlepas dari dinamika harga global, Bahlil memastikan kondisi stok energi nasional masih dalam batas aman.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: