- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Blokade di Selat Hormuz, RI Pindahkan Impor Minyak dan LPG dari Timur Tengah
Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Rencananya, pasokan tersebut akan digeser ke sejumlah negara mitra seperti Amerika Serikat, Singapura, dan Malaysia.
Bahlil menjamin langkah ini tidak akan mengganggu stok BBM non-subsidi (RON 90-98), karena sumber komponennya memang bukan berasal dari Timur Tengah.
Selain minyak mentah, pemerintah juga menyesuaikan skema impor LPG.
Dengan proyeksi kebutuhan yang meningkat menjadi 7,8 juta ton tahun ini, ketergantungan pada Saudi Aramco yang selama ini mencapai 30% akan dikurangi.
Sebagai gantinya, porsi impor LPG dari Amerika Serikat bakal digenjot hingga 70%.
Upaya ini dilakukan agar belanja energi nasional tidak lagi bersinggungan dengan titik api konflik di Timur Tengah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: