Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Pada saat yang sama, pemerintah juga mendorong penerapan bahan bakar berbasis bioetanol melalui program E20 untuk bensin.
“Untuk diesel, dari B40 sekarang menjadi B50."
"Atau kita bikin mandatori untuk bensin melalui E20 dan itu lebih bersih,” ugkapnya.
Bahlil menjelaskan, pengembangan bahan bakar campuran tersebut tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas biaya energi nasional, tetapi juga menjadi bagian dari langkah efisiensi, sekaligus upaya memperkuat pemanfaatan sumber energi domestik.
“Efisiensi itu adalah penyelamatan terhadap keuangan negara, dan juga optimalisasi terhadap seluruh energi yang kita punya,” tuturnya.
Kenaikan harga minyak dunia saat ini dipicu oleh eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama konflik Iran–Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat dan memicu volatilitas pasar energi global.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus