Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
"Kalau di India contohnya, mungkin sekarang sudah mencapai adoption rate-nya sekitar 10%."
"Kita sedangkan di bawah 2%, jadi potensinya buat kita ke depannya sangat-sangat besar,” tuturnya.
Purbaja menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan listrik terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, meningkatnya minat masyarakat juga didukung oleh semakin banyaknya pilihan produk motor listrik yang tersedia di pasar.
ALVA saat ini menawarkan beberapa model dengan segmen harga berbeda, mulai dari kelas entry hingga premium.
Baca Juga: Penjualan Motor Listrik ALVA Tetap Tumbuh Meski Pemerintah Hapus Subsidi
Perusahaan juga menyiapkan ekosistem pendukung seperti jaringan pengisian daya Boost Charging Station, guna mendukung penggunaan motor listrik dalam aktivitas sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh.
Dengan tingkat adopsi yang masih rendah, perusahaan optimistis pasar motor listrik di Indonesia masih memiliki peluang pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun mendatang. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: