Kredit Foto: Elnusa
PT Elnusa Tbk (ELSA) memperkuat kolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) guna mendorong pengembangan kompetensi generasi muda yang dibutuhkan dalam menghadapi transformasi industri energi. Upaya tersebut dilakukan melalui program Elnusa Leader Sharing & Action (ELSA) dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara perusahaan dan perguruan tinggi.
Program bertema Energizing Acceleration for Future Impact itu mempertemukan kalangan industri dan akademisi untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai perkembangan sektor energi, teknologi, serta kebutuhan kompetensi yang relevan dengan dinamika industri.
Direktur Operasi PT Elnusa Tbk Andri Haribowo mengatakan transformasi energi membutuhkan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi terhadap perubahan teknologi dan model bisnis industri.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PT Elnusa Tbk dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan, khususnya di bidang pendidikan. Melalui program ELSA, Elnusa menghadirkan para pemimpin perusahaan untuk berbagi wawasan, pengalaman, serta pengetahuan mengenai profil perusahaan, proses bisnis, dan operasi,” ujar Andri, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (8/6/2026).
Menurut Elnusa, kebutuhan terhadap tenaga kerja yang unggul dan berdaya saing semakin meningkat seiring perkembangan industri energi yang terus berubah. Karena itu, pengembangan talenta dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung keberlanjutan sektor energi nasional.
Selain kegiatan berbagi wawasan, Elnusa dan UGM menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang mencakup pengembangan kompetensi mahasiswa, penelitian, pembelajaran berbasis praktik, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia yang selaras dengan kebutuhan industri.
Sekretaris Direktorat Kemitraan dan Relasi Global UGM Prof. Suherman bersama jajaran Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara dunia pendidikan dan industri guna memperkuat kesiapan talenta muda memasuki dunia kerja, khususnya pada sektor energi yang tengah mengalami transformasi.
Elnusa menilai sinergi antara perguruan tinggi dan pelaku industri diperlukan untuk mempersempit kesenjangan kompetensi serta meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan pasar tenaga kerja yang terus berkembang.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: