Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pemerintah Pastikan Listrik Aman Jelang Idulfitri, Cadangan Daya Sentuh 48%

Pemerintah Pastikan Listrik Aman Jelang Idulfitri, Cadangan Daya Sentuh 48% Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Posko Nasional Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Erika Retnowati, memastikan kesiapan sektor kelistrikan nasional untuk mendukung kelancaran Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Erika menyampaikan, proyeksi beban puncak kelistrikan nasional selama periode Ramadan dan Idul Fitri diperkirakan mencapai 47.198 Mega Watt (MW).

Sementara, daya mampu pasok (DMP) sistem kelistrikan nasional mencapai 51.608 MW, sehingga terdapat cadangan daya sekitar 4.410 MW.

Ia mengatakan, kondisi sistem kelistrikan juga diproyeksikan tetap aman saat Hari Raya Idulfitri.

Pada periode tersebut, beban puncak nasional diperkirakan berada di level 35.017 MW, sedangkan daya mampu pasok mencapai 51.927 MW.

“Proyeksi pada Hari Raya Idulfitri juga aman dengan beban puncak sebesar 35.017 MW, dan daya mampu sebesar 51.927 MW, sehingga terdapat cadangan total sebesar 16.950 MW atau 48,4%,” ujarnya dalam pembukaan Posko Nasional Sektor ESDM di BPH Migas, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Erika menjelaskan, beban listrik pada saat Hari Raya Idulfitri diperkirakan lebih rendah dibandingkan hari-hari normal.

“Pada tanggal Hari Raya Idulfitri diproyeksikan beban puncak turun 5,46% dari tahun 2025, namun lebih rendah 29% dari hari-hari normal,” terang Erika.

Sementara, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengutarakan, guna mendukung keandalan pembangkit, pemerintah juga telah memastikan kesiapan suplai energi primer, termasuk memitigasi gangguan ketika proses pengiriman.

"Sehingga pada saat Ramadan Idulfitri ini tidak ada gangguan terhadap pasokan listrik sampai ke seluruh daerah, baik pada pusat-pusat kegiatan ekonomi maupun pemukiman-pemukiman masyarakat, terutama di daerah tujuan mudik lebaran pada tahun ini," paparnya. 

Baca Juga: 2.533 Rumah Dapat Sambungan Listrik Gratis dari Donasi Pegawai PLN

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, stok energi primer di pembangkit saat ini untuk batu bara rata rata mencapai 19 hari operasi, lalu untuk gas berada di 9 hari operasi (HOP), BBM di atas 9 HOP.

"Jadi kondisi saat ini dalam kondisi aman," ucapnya. (*) 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus