Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat
1. Panic Selling Tanpa Analisis
Kerugian investor akan semakin besar jika menjual saham secara terburu-buru hanya karena harga turun. Sebaiknya tetap tenang dan lakukan analisis menyeluruh sebelum mengambil keputusan.
2. Mengabaikan Diversifikasi
Tidak menyebarkan dana ke berbagai sektor atau hanya menaruhnya di satu saham akan meningkatkan risiko. Diversifikasi portofolio penting untuk menjaga stabilitas saat pasar bergejolak.
3. Mengikuti Rumor Pasar
Mengambil keputusan hanya dari rumor yang beredar atau dari sumber yang tidak jelas akan menyesatkan. Sehingga investor sebaiknya berpegang pada data dan analisis fundamental yang terpercaya.
Apakah Ini Waktu yang Tepat untuk Membeli Saham?
Momentum penurunan pasar sering kali membuka peluang bagi investor jangka panjang karena harga saham yang turun bisa menjadi kesempatan untuk membeli saham berkualitas dengan valuasi lebih murah.
Baca Juga: COCO Berencana Rights Issue 10,67 Miliar Saham Baru, Dana Buat Ini
Namun investor tetap harus berlandasan pada fundamental perusahaan yang kuat, prospek industri yang menjanjikan, kondisi keuangan pribadi yang sehat ketika akan membeli saham di tengah gejolak pasar.
Dengan strategi yang tepat, pasar bearish tidak selalu menjadi ancaman, namun bisa menjadi peluang investasi yang menguntungkan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: