Antisipasi Lonjakan Trafik Telekomunikasi Mudik Lebaran 2026, Komdigi Siapkan Posko Pemantauan Nasional
Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Lalu, Pelabuhan Merak Banten pada arus mudik dan Pelabuhan Bakauheni pada arus balik, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Gilimanuk–Ketapang, hingga Pelabuhan Sekupang Batam.
Pusat koordinasi utama juga ditempatkan di kantor pusat monitoring Komdigi.
Posko ini akan beroperasi mulai 13 hingga 29 Maret 2026 melalui Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio yang tersebar di berbagai daerah.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan spektrum frekuensi radio tetap aman dari gangguan, serta menjaga kualitas layanan telekomunikasi bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Selain menjaga kualitas jaringan, Komdigi juga menyiapkan dukungan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), yang dapat menyampaikan informasi kebencanaan melalui SMS blast dan siaran televisi digital secara nasional.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Call Center 112 yang telah tersedia di DKI Jakarta dan sekitar 190 kabupaten/kota di Indonesia.
Baca Juga: Prediksi 143,9 Juta Orang Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Infrastruktur dan Pengamanan
Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penipuan digital, termasuk penyalahgunaan perangkat fake BTS yang kerap muncul saat mobilitas masyarakat meningkat pada periode libur panjang.
Komdigi menegaskan akan terus memantau layanan telekomunikasi secara berkala sepanjang Ramadan hingga Lebaran, guna memastikan konektivitas tetap terjaga. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: