Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

ecoCare dan Nafas Luncurkan Produk Inovasi Teknologi Kesehatan Berbasis IoT untuk Sektor Bisnis

ecoCare dan Nafas Luncurkan Produk Inovasi Teknologi Kesehatan Berbasis IoT untuk Sektor Bisnis Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

ecoCare Group Company (HYGN) dan Nafas secara resmi meluncurkan ecoCare Pure Air Powered by Nafas. Dalam acara yang digelar di Jakarta Design Center, Jumat (13/3/2026), juga diresmikan joint venture antara keduanya yang bakal berfokus pada pengembangan solusi kualitas udara berbasis teknologi serta data untuk pasar Indonesia.

Mengusung tema "Together, Advancing Better Air Quality in Indonesia Through Data and Technology", inisiatif ini sejalan dengan rencana ekspansi dan pengembangan lini bisnis baru ecoCare Group Company sejak resmi tercatat di bursa efek dengan kode emiten HYGN. Kolaborasi strategis ini merupakan bagian dari rencana pertumbuhan jangka panjang perseroan.

CEO ecoCare Group Company, Wincent Yunanda, menyampaikan bahwa kolaborasi ini lahir dari kebutuhan pasar yang terus berkembang.

"Kami melihat kebutuhan pasar yang terus berkembang, di mana perusahaan mulai mencari solusi terintegrasi antara kebersihan, higienitas, dan kualitas udara dalam satu ekosistem yang saling mendukung. Melalui joint venture ini, kami ingin menghadirkan sinergi solusi yang mampu memberikan dampak nyata bagi kesehatan penghuni sekaligus memberikan keuntungan operasional bagi pelaku bisnis," ujar Wincent.

Menurutnya, peluncuran ecoCare Pure Air memiliki keterkaitan langsung dengan model bisnis ecoCare yang selama ini berfokus pada hygiene solution dan facility support untuk berbagai sektor industri. Ekspansi ke solusi kualitas udara menjadi pengembangan yang selaras dan memperluas cakupan layanan perusahaan.

Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kualitas udara, publik kini semakin memahami bahwa udara bersih berkaitan langsung dengan berbagai risiko penyakit, terutama di kota-kota besar Indonesia yang menghadapi tantangan polusi udara.

Wincent menekankan bahwa kualitas udara kini menjadi bagian penting dari strategi bisnis perusahaan.

"Udara bersih bukan lagi sekadar fasilitas tambahan, melainkan investasi strategis. Ketika kualitas udara terjaga, produktivitas meningkat, risiko kesehatan menurun, dan citra perusahaan ikut terangkat. Itu adalah nilai bisnis yang konkret," tambahnya.

Sementara itu, Co-founder Nafas, Piotr Jakubowski, menyoroti bagaimana teknologi dan pemantauan berbasis data dapat membantu perusahaan memahami kondisi udara secara lebih komprehensif.

"Polusi udara sering kali tidak terlihat, tetapi dampaknya nyata bagi kesehatan dan produktivitas di tempat kerja. Nafas telah mengembangkan solusi Indoor Air Quality berbasis data yang membantu perusahaan memantau dan mengelola kualitas udara dalam ruangan secara lebih terukur," ujarnya.

Piotr menambahkan bahwa kolaborasi ini membuka peluang implementasi solusi pengelolaan kualitas udara secara lebih luas. "Melalui ecoCare Pure Air, kolaborasi dengan ecoCare memungkinkan solusi ini diterapkan lebih luas bagi dunia usaha di Indonesia," pungkasnya.

Baca Juga: Siapkan Rp5 Miliar, Ecocare (HYGN) Mulai Aksi Buyback Saham

Untuk mendukung pengelolaan kualitas udara yang komprehensif, ecoCare Pure Air menghadirkan berbagai perangkat terintegrasi, meliputi:

  • ecoFlow: sistem filtrasi udara pada instalasi HVAC
  • ecoCare Sky80 dan Sky150: pemurni udara untuk ruang berukuran besar
  • ecoCare Air Sensor: perangkat pemantauan kualitas udara berbasis data
  • ecoCare Pure40 dan Pure60: pemurni udara untuk berbagai ukuran ruangan

Saat ini, perusahaan akan memfokuskan pemasaran pada skema business to business (B2B).

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: