Kredit Foto: Sufri Yuliardi
THR Memang Didominasi Konsumsi
Sementara itu, Pengamat Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menilai karakter THR memang berbeda dengan pendapatan rutin karena sebagian besar dana tersebut digunakan untuk konsumsi selama periode Lebaran.
Ia menyebut penggunaan THR untuk belanja dan kebutuhan hari raya merupakan hal yang lazim terjadi di masyarakat.
“Ada sebagian yang ditabung, tapi memang pada hakekatnya untuk dikonsumsi,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan konsumsi masyarakat selama periode Lebaran juga menjadi salah satu faktor yang mendorong perputaran ekonomi nasional.
Baca Juga: Taspen Salurkan 97% THR Pensiunan ASN, Imbau Waspadai Penipuan
Baca Juga: Penipuan Digital Meledak Saat THR Cair, Waspada!
Meski demikian, pengelolaan THR yang tidak terencana dapat menimbulkan tekanan pada kondisi keuangan rumah tangga setelah masa libur Lebaran berakhir.
Karena itu, para perencana keuangan menyarankan masyarakat mengalokasikan THR secara terukur dengan memprioritaskan kebutuhan utama hari raya, sambil tetap mempertimbangkan kondisi keuangan setelah periode Lebaran selesai.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: