Pemerintah Siapkan Perpres AI, Fokus pada Etika dan Kepercayaan
Kredit Foto: Komdigi
Namun, di balik peluang tersebut, terdapat berbagai tantangan yang perlu diantisipasi, seperti penyebaran misinformasi dan deepfake, potensi bias dan diskriminasi, hingga risiko terhadap privasi data dan keamanan siber.
Untuk itu, pemerintah mengedepankan pendekatan yang seimbang antara inovasi dan mitigasi risiko.
Strategi ini diwujudkan melalui pengembangan AI yang berpusat pada manusia (human-centered AI), penguatan kolaborasi multipihak, serta pembangunan fondasi ekosistem digital yang mencakup infrastruktur, tata kelola data, dan pengembangan talenta digital.
“Bagi Indonesia, kecerdasan artifisial bukan hanya tentang kemajuan teknologi, tetapi bagaimana inovasi tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup manusia,” imbuh Ismail.
Selain regulasi, pemerintah juga tengah merampungkan Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional, sebagai panduan strategis pengembangan AI yang inklusif, kompetitif, dan bertanggung jawab.
Peta jalan ini memuat prinsip-prinsip etika utama, mulai dari inklusivitas, keamanan, transparansi, hingga perlindungan data pribadi dan penghormatan terhadap hak kekayaan intelektual.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus