Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bidik Cuan US$1 Triliun dari Cip AI, Nvidia Fokus ke Era Inference

Bidik Cuan US$1 Triliun dari Cip AI, Nvidia Fokus ke Era Inference Kredit Foto: AFP/Justin Sulliavan

Selama ini, Nvidia dikenal sebagai pemain dominan dalam pasar pelatihan model AI.

Namun, meningkatnya adopsi teknologi oleh perusahaan seperti OpenAI, Anthropic, dan Meta Platforms, membuat kebutuhan bergeser ke tahap penyajian layanan AI kepada pengguna dalam skala besar.

Huang menjelaskan, proses inference akan terbagi dalam dua tahap utama, yakni prefill dan decode.

Tahap awal akan ditangani oleh cip generasi Vera Rubin milik Nvidia, untuk mengubah input pengguna menjadi format token, sementara tahap akhir akan diproses oleh cip dari Groq untuk menghasilkan jawaban.

Perubahan ini juga membuka peluang baru bagi bisnis CPU.

“Kami sudah menjual banyak CPU secara standalone, dan ini akan menjadi bisnis bernilai miliaran dolar bagi kami,” ujar Huang.

Baca Juga: Perang Amerika Serikat-Iran Picu Kekhawatiran Industri Chip Global

Proyeksi peluang US$1 triliun ini meningkat tajam dibandingkan estimasi sebelumnya sebesar US$500 miliar hingga 2026.

Pengumuman tersebut bahkan sempat mendorong saham Nvidia menguat, meski ditutup naik tipis sekitar 1,2%. (*)

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus