Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadirkan terobosan baru bagi warga Ibu Kota dalam menikmati malam takbiran, yaitu dengan menyelenggarakan Car Free Night.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan MH Thamrin hingga Jalan Sudirman, pada Jumat (20/3), mulai pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan ruang publik yang lebih ramah, sekaligus mempererat kebersamaan warga dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.
Mengusung tema “Eid Mubarak Jakarta: Rhythm of Fountain”, rangkaian acara telah disiapkan untuk menghidupkan malam di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan sekitarnya, mulai dari Rampak Bedug, Festival 1.000 Bedug, pawai obor 5.000 peserta, hingga atraksi visual seperti dancing fountain, lighting show, laser show, dan flying LED show. Nuansa religius juga akan terasa melalui tausiyah oleh Ustadz Akri serta penampilan spesial Hadad Alwi.
“Saya sudah menyetujui untuk kegiatan malam itu mulai pukul 20.00 WIB sampai 22.00 WIB, kita akan mengadakan acara yang disebut dengan Car Free Night,” ujar Gubernur Pramono di Balai Kota Jakarta, dikutip dari siaran pers Pemprov DKI, Kamis (19/3).
Ia menambahkan, program ini dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari inovasi “Mudik ke Jakarta”, yang mengajak masyarakat merayakan Idulfitri dengan suasana Ibu Kota yang lebih terbuka, hangat, dan inklusif.
Untuk mendukung kelancaran acara, Pemprov DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan pembatasan ketat kendaraan pribadi di sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi kegiatan. Kebijakan ini diambil guna memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung selama acara berlangsung. Meski demikian, akses masyarakat tetap terjaga melalui layanan transportasi umum, termasuk Transjakarta.
Baca Juga: Pramono Anung Izinkan Kantor Pemerintah Jakarta Jadi Tempat Penitipian Motor Mudik
“Tidak diizinkan kendaraan pribadi untuk masuk, tetapi Transjakarta tetap beroperasi sehingga masyarakat tetap bisa beraktivitas dan menikmati acara,” jelas Gubernur Pramono.
Pemprov DKI Jakarta mengajak seluruh warga meramaikan malam takbiran dengan tertib dan penuh kebersamaan. Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga ruang untuk memperkuat rasa persaudaraan di tengah keberagaman Jakarta.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya