8.000 Target Iran Digempur, 130 Kapal Jadi Sasaran Serangan AS
Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Amerika Serikat (AS) melancarkan Operasi Epic Fury dengan menghantam lebih dari 8.000 target militer Iran, termasuk 130 kapal. Serangan ini menandai eskalasi besar dalam konflik kawasan.
“Sejauh ini, kami telah menyerang lebih dari 8.000 target militer, termasuk 130 kapal Iran,” ujar Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM), Brad Cooper melalui platform X dalam pembaruan keempat terkait Operasi Epic Fury, dikutip dari Antara, Minggu (22/3).
Hingga kini, Angkatan Udara AS telah melaksanakan lebih dari 8.000 sorti tempur.
Untuk diketahui, pada 28 Februari 2026, AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran, salah satunya di Taheran yang menyebabkan kerusakan serta korban sipil.
Serangan tersebut dibalas Iran dengan menargetkan wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Kemudian Israel kembali menyerang sekitar 30 depot bahan bakar di berbagai wilayah Iran pada Sabtu (7/3/2026).
Usai serangan, kebakaran besar dilaporkan terjadi di ibu kota Iran, Teheran, dengan asap tebal membubung di atas tangki penyimpanan bahan bakar dan kawasan industri.
Baca Juga: Analis Sebut Perang Darat Iran-AS Bisa Jadi Penentu Nasib Harga Emas Dunia
Militer Israel menyatakan depot bahan bakar yang diserang digunakan pemerintah Iran untuk memasok kebutuhan energi, termasuk bagi unit-unit militernya.
Iran pun melancarkan serangan balasan menggunakan drone terhadap kilang minyak dan fasilitas penyimpanan bahan bakar di Haifa, Israel.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: