Kredit Foto: Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk mencatat perubahan konsumsi energi sepanjang 2025. Berdasarkan laporan kinerja keuangan yang dirilis pada 16 Maret 2026 silam, konsumsi High Sulphur Fuel Oil (HSFO) menurun, sementara penggunaan diesel dan batu bara justru meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Sepanjang 2025, konsumsi HSFO tercatat sebesar 1.388.653 barel, turun dari 1.509.300 barel pada 2024. Sebaliknya, konsumsi diesel meningkat menjadi 71.468 kiloliter dari 68.232 kiloliter.
Sementara itu, konsumsi batu bara naik menjadi 507.236 ton dibandingkan 448.972 ton pada tahun sebelumnya.
Di sisi lain, rata-rata harga HSFO sepanjang 2025 tercatat sebesar US$82,05 per barel, lebih rendah dibandingkan US$88,03 per barel pada 2024.
Harga diesel berada di level US$0,82 per liter dari sebelumnya US$0,80 per liter, sedangkan harga batu bara turun menjadi US$136,44 per ton dari US$180,68 per ton pada periode yang sama.
Perubahan konsumsi dan harga energi tersebut terjadi di tengah kinerja operasional PT Vale yang cenderung stabil. Perseroan mencatat produksi nikel dalam matte sebesar 72.027 ton sepanjang 2025, meningkat dibandingkan 71.311 ton pada 2024.
Baca Juga: Konsumsi Batu Bara Vale Naik 13% di 2025
Kinerja produksi tersebut turut menopang kinerja keuangan Perseroan. PT Vale membukukan pendapatan sebesar US$990,2 juta pada 2025, meningkat dibandingkan US$950,4 juta pada tahun sebelumnya.
EBITDA tercatat sebesar US$228,2 juta, relatif stabil dibandingkan US$225,9 juta pada 2024. Sementara itu, laba bersih tercatat sebesar US$76,1 juta atau meningkat 32% dibandingkan US$57,8 juta pada tahun sebelumnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: