Buka Opsi Diplomasi, Trump Klaim Iran Beri Amerika Serikat Konsesi Migas
Kredit Foto: Istimewa
Amerika Serikat (AS) dilaporkan mendapatkan konsesi minyak dan gas dari Iran. Hal ini berkaitan dengan upaya kedua negara untuk menghentikan perang antara keduanya di Timur Tengah.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengklaim bahwa pihaknya telah mendapatkan konsesi terkait dengan minyak dan gas dari Iran. Ia tak merinci bentuk konsesi tersebut, namun mengisyaratkan kaitannya dengan Selat Hormuz.
Baca Juga: Harga Bitcoin (BTC) Hari Ini (25/3): Investor Pantau Gencatan Senjata Iran dan Amerika Serikat
“Mereka memberi kita hadiah besar… bukan nuklir, tapi terkait minyak dan gas,” ujarnya, dikutip dari Reuters.
Pernyataan ini memicu spekulasi adanya pelonggaran pembatasan atau memberikan akses lebih besar terhadap jalur energi global dari Selat Hormuz. Selat tersebut menjadi pusat perhatian dalam konflik ini karena menjadi jalur sekitar dua puluh persen pasokan energi dunia dan menjadi alat tekanan geopolitik dari Iran.
Jika Iran memberikan konsesi terkait pembukaan atau stabilisasi jalur terkait, dampaknya bisa sangat besar bagi pasar energi global. Hal tersebut berpotensi menurunkan harga minyak dan gas, membuka kembali jalur distribusi global dan meredakan tekanan inflasi dunia Namun, tanpa detail resmi, pasar masih menunggu konfirmasi lebih lanjut mengenai isi kesepakatan tersebut.
Adapun laporan juga mengisyaratkan adanya upaya negosiasi dari Iran dan Amerika Serikat. Pakistan baru-baru ini menyatakan kesediaannya menjadi tuan rumah pembicaraan antara kedua negara yang ingin membuka peluang bagi jalur diplomasi demi meredakan ketegangan di Timur Tengah.
Namun Iran sebelumnya membantah keras adanya negosiasi yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat. Teheran menegaskan tak akan ada negosiasi tanpa persetujuan dari Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.
Baca Juga: Paus Leo Soal Perang Amerika Serikat dan Iran: Skandal Kemanusiaan
Sebelumnya, Iran dan Amerika Serikat saling mengancam akan melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas vital seperti infrastruktur listrik dan air dari masing-masing negara dan sukutu di Timur Tengah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: