Kredit Foto: Kementerian ESDM
Upaya penertiban tambang ilegal dinilai menjadi langkah mendesak untuk menjaga pasokan bahan baku strategis nasional, sekaligus mendorong hilirisasi industri dalam negeri.
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai, pengamanan cadangan mineral kritis mau pun strategis, perlu diperkuat, agar tidak habis tanpa memberikan nilai tambah maksimal bagi perekonomian nasional.
Menurutnya, mineral merupakan sumber daya tidak terbarukan yang memiliki peran penting dalam mendukung industrialisasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, pengelolaan yang terarah dan terkontrol menjadi agenda krusial bagi pemerintah.
"Menertibkan, mengamankan pasokan mineral kritis, persediaannya, reserve, dan memanfaatkannya untuk agenda nasional."
"Hilirisasi itu tetap menjadi agenda yang krusial buat kita untuk bisa mendorong industrialisasi, dan juga mengangkat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," tutur Faisal kepada Warta Ekonomi, Kamis (26/3/2026).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: