Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Harga Cabai Tembus Rp104 Ribu, Ini Penyebab Sebenarnya

Harga Cabai Tembus Rp104 Ribu, Ini Penyebab Sebenarnya Kredit Foto: Antara/Adiwinata Solihin

Meski harga melonjak, ketersediaan komoditas secara nasional sebenarnya masih dalam kondisi mencukupi.

Badan Pangan Nasional mencatat stok cabai rawit mencapai sekitar 105 ribu ton, cabai besar 74 ribu ton, dan bawang merah sekitar 57 ribu ton hingga awal Maret 2026.

Namun, distribusi pasokan yang tidak merata akibat gangguan cuaca menjadi faktor yang memicu fluktuasi harga di tingkat konsumen.

Ketidakseimbangan antara daerah surplus dan daerah defisit membuat harga di pasar tertentu melonjak lebih tinggi.

Di sisi lain, komoditas lain seperti beras cenderung lebih stabil karena didukung oleh ketersediaan stok yang besar dan sistem distribusi yang relatif lebih terjaga.

Pemerintah mencatat total ketersediaan beras nasional mencapai sekitar 27,99 juta ton pada awal Maret 2026.

Baca Juga: Bapanas Klaim Harga Pangan Melandai di Pertengahan Ramadan, Cabai hingga Bawang Turun

Kenaikan harga cabai diperkirakan akan bersifat sementara dan berangsur normal seiring membaiknya pasokan.

Stabilitas harga sangat bergantung pada kelancaran distribusi serta kondisi produksi di daerah sentra.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Yaspen Martinus

Tag Terkait: