Kredit Foto: Istimewa
Tanda tangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald TrumpĀ akan tercetak pada uang kertas dollar Amerika Serikat (AS) untuk terbitan mendatang.
Departemen Keuangan AS menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk memperingati hari jadi ke-250 negara tersebut.
"Tidak ada cara yang lebih kuat untuk mengakui pencapaian bersejarah negara kita yang hebat dan Presiden Donald J. Trump selain uang kertas dolar AS yang membubuhkan namanya. Sangatlah tepat jika mata uang bersejarah ini diterbitkan pada perayaan semiquincentennial (peringatan 250 tahun)," ujar Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, dalam pernyataan resminya.
Langkah ini menuai protes dari pihak oposisi, Anggota DPR AS dari Fraksi Demokrat asal Ohio, Shontel Brown, mengecam keras pengumuman tersebut dan melabelinya sebagai tindakan yang "menjijikkan dan tidak mencerminkan nilai-nilai Amerika."
Meskipun wajah sejumlah mantan presiden kerap menghiasi bagian depan koin AS, belum pernah ada sejarahnya seorang presiden terlebih yang masih aktif menjabat memiliki tanda tangan di uang kertas.
Secara tradisi, uang kertas AS hanya memuat tanda tangan Bendahara Negara dan Menteri Keuangan yang menjabat saat uang tersebut dicetak.
Sejak kembali menduduki Gedung Putih pada Januari 2025, nama Trump mulai marak disematkan pada berbagai institusi, program, dan simbol negara:
- Nama organisasi nirlaba bentukan Kongres AS, U.S. Institute of Peace berubah menjadi Donald J. Trump Institute of Peace.
- Trump juga mengumumkan rencana bagi Angkatan Laut AS untuk membangun armada kapal perang tempur baru yang diberi nama Trump-class.
- Ada pula rencana pembuatan koin peringatan pecahan 1 dolar AS bergambar wajah Trump. Selain itu, Commission of Fine Arts baru-baru ini juga menyetujui cetakan koin peringatan emas murni 24 karat yang menampilkan sosok Trump.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: