Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Presiden Prabowo dan PM Jepang Sepakati Kerja Sama Strategis Mineral Kritis

Presiden Prabowo dan PM Jepang Sepakati Kerja Sama Strategis Mineral Kritis Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di Istana Akasaka. Pertemuan strategis ini menghasilkan komitmen kerja sama baru pada sektor mineral kritis dan tanah jarang.

Indonesia secara resmi mengajak Jepang untuk berpartisipasi aktif dalam program industrialisasi melalui skema hilirisasi nasional. Selain itu, kedua negara sepakat memperkuat kemitraan dalam pengembangan energi terbarukan dan energi nuklir masa depan.

“Kami juga terus mengajak dan membuka diri untuk partisipasi Jepang dalam ekonomi Indonesia juga kerja sama kemitraan di bidang mineral kritis dan rare earth,” kata Prabowo dalam keterangan resminya. Di samping itu, partisipasi Jepang sangat diharapkan untuk mendukung transformasi industri yang berkelanjutan di tanah air.

Prabowo turut menekankan pentingnya penguatan inisiatif Asia Zero Emission Community bagi stabilitas kawasan Indo-Pasifik. Terlebih lagi, keterlibatan perusahaan-perusahaan Jepang yang telah lama beroperasi di Indonesia menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

Pemerintah berkomitmen untuk mempercepat penyelesaian hambatan teknis pada berbagai proyek energi yang sedang berjalan. “Kami akan mempercepat dan membantu debottlenecking proyek-proyek yang ada, sebagai contoh Legok Nangka maupun Sarulla,” ungkap Prabowo.

Presiden juga menyambut baik kepastian investasi Inpex Corporation pada proyek gas abadi Blok Masela di Maluku. Selain itu, realisasi proyek ini diharapkan dapat segera berjalan setelah mengalami penundaan operasional yang cukup panjang.

Kolaborasi antara kedua negara juga akan diperluas ke sektor pendidikan, pariwisata, hingga program pertukaran antarwarga. “Kami juga mengundang Jepang untuk ikut bersama-sama dalam kooperasi, kolaborasi di semua bidang termasuk yang tadi saya sampaikan pendidikan, pariwisata, dan people-to-people program,” ujar Prabowo.

Percepatan ratifikasi protokol amandemen Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement menjadi fokus pembahasan utama dalam pertemuan tersebut. Di samping itu, implementasi perjanjian ekonomi ini diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk Indonesia.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Disambut Upacara Resmi oleh PM Jepang Sanae Takaichi di Istana Akasaka

Hubungan diplomatik ini mengirimkan pesan kuat mengenai pembangunan strategi ekonomi yang berorientasi pada masa depan. Terlebih lagi, fokus utama kemitraan ini terletak pada pertumbuhan berkelanjutan serta transformasi industri yang lebih konkret.

Langkah cepat yang diambil kedua pemimpin menandai fase baru hubungan bilateral yang lebih dalam dan menentukan. Dengan demikian, stabilitas kawasan Indo-Pasifik diharapkan semakin kuat melalui sinergi ekonomi yang solid antara Indonesia dan Jepang.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement