Kredit Foto: Istimewa
Terkait ketahanan stok, Erika menegaskan kondisi LPG nasional berada pada level yang aman, selama masa pengawasan yang berlangsung dari tanggal 12 hingga 31 Maret 2026 tersebut.
Rata-rata ketahanan stok LPG nasional selama periode posko terjaga di angka 11,6 hari.
Keberhasilan penyaluran ini didukung oleh kesiapan infrastruktur di berbagai wilayah.
Erika menyebutkan, Ditjen Migas bersama Pertamina memastikan 40 terminal LPG, 757 SPBE, serta 6.662 agen LPG dan 867 NPSO berjalan dengan baik.
“Selain itu, agen dan pangkalan LPG siaga 24 jam juga beroperasi di wilayah khusus dengan permintaan yang tinggi," papar Erika.
Mengenai kendala di lapangan, Erika mengakui sempat muncul laporan mengenai kelangkaan LPG di titik tertentu.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Catat Lonjakan Konsumsi Pertamax Series dan LPG Selama Arus Mudik Lebaran
Namun, ia bergerak cepat melakukan pemantauan volume stok dan realisasi harian, serta pengawasan lapangan secara langsung.
“Terdapat isu kelangkaan di beberapa wilayah, namun dapat segera tertangani dengan baik,” imbuh Erika. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait:
Advertisement